Konten Media Partner

Update Covid-19 Blora: Jumlah ODP 211 Orang, PDP 3 Orang, Positif Nihil

Berita Bojonegoroverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Infografis Perkembangan Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Blora hingga Minggu (29/03/2020) pukul 12.35 WIB.
zoom-in-whitePerbesar
Infografis Perkembangan Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Blora hingga Minggu (29/03/2020) pukul 12.35 WIB.

Blora - Jumlah kumulatif orang dalam pemantauan (ODP) virus corona (Covid-19) di Kabupaten Blora pada Minggu (29/03/2020) mencapai 237 orang, yang tersebar di 16 kecamatan, sementara 26 telah dinyatakan selesai dalam pemantauan, sehingga jumlah ODP eksis sebanyak 211 orang.

Untuk jumlah kumulatif pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 4 orang dan 1 PDP dinyatakan negatif sehingga PDP eksis tersisa 3 orang. Sedangkan pasien positif virus corona masih nihil.

Jumlah ODP tersebut naik jika dibandingkan dengan ODP hari sebelumnya di mana jumlah ODP eksis sebanyak 134 orang. Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) tetap sebanyak 3 orang.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Blora, Lilik Hernanto SKM MKes mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan pemantauan bersama pihak terkait.

"Kita terus berupaya memberikan sosialisasi, kepada masyarakat, khususnya pemudik juga kita lakukan pemantauan." tutur Lilik Hernanto. Minggu (29/03/2020)

Pihaknya berpesan agar masyarakat tidak panik dan mengutamakan upaya pencegahan dengan menerapkan pola hidup sehat.

“Virus ini hanya bisa ditangkal dengan kondisi imunitas tubuh yang baik. Sehingga jika masyarakat panik maka imunitas tubuh semakin turun. Kami minta agar makan asupan gizi seimbang, olahraga teratur, tidur yang cukup dan selalu cuci tangan pakai sabun,” kata Lilik Hernanto.

Selain itu, pihaknya mengimbau agar membatasi aktifitas keluar rumah yang tidak begitu penting guna meminimalisir potensi penularan. Jika terpaksa keluar diminta untuk memakai masker.

"Bagi warga yang tidak berkepentingan jangan sering keluar rumah, hindari tempat ramai, dan tentu jangan panik," pungkasnya. (teg/imm)

Reporter: Priyo SPd

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

Artikel ini telah terbit di: https://beritabojonegoro.com

embed from external kumparan