Konten Media Partner

Update Covid-19 Blora: Jumlah ODP 466 Orang, PDP dan Positif Nihil

Berita Bojonegoroverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Infografis Perkembangan Pemantauan Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Blora hingga Jumat (03/04/2020) pukul 08.30 WIB.
zoom-in-whitePerbesar
Infografis Perkembangan Pemantauan Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Blora hingga Jumat (03/04/2020) pukul 08.30 WIB.

Blora - Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) virus corona (Covid-19) di Kabupaten Blora yang eksis pada Jumat (03/04/2020) pukul 08.30 WIB menjadi 457 orang yang tersebar di 16 kecamatan di Kabupaten Blora, atau bertambah sebanyak 9 orang dibanding data hari sebelumnya.

Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien positif, tidak ada perubahan atau hingga saat ini masih nihil.

Secara kumulatif jumlah ODP di Kabupaten Blora hari ini mencapai 537 orang, atau terdapat penambahan ODP baru sebanyak 15 orang dari ODP sebelumnya yaitu sebanyak 522 orang.

Sementara jumlah kumulatif ODP yang dinyatakan selesai dalam pemantauan hari ini total sebanyak 71 orang, atau bertambah 6 orang dari jumlah jumlah kumulatif hari sebelumnya yaitu 65 orang.

Dengan kata lain, jumlah ODP eksis hari ini sebanyak 466 orang atau bertambah 9 orang dari hari kemarin sembanyak 457 orang, dengan rincian terdapat 15 ODP baru namun 6 orang yang sebelumnya dinyatakan ODP, hari ini telah dinyatakan selesai dalam pemantauan.

embed from external kumparan

Sekda Blora, Komang Gede Irawadi pada Jumat (03/04/2020) pagi menyampaikan perkembangan kondisi pemantauan Covid-19 terkini di Kabupaten Blora yang mencapai 537 orang, tersebar di 16 kecamatan, sementara 71 orang telah dinyatakan selesai dalam pemantauan, sehingga jumlah ODP eksis sebanyak 466 orang.

“Hingga siang ini belum ada yang positif. Bahkan PDP juga nihil” tutur Sekda Komang Gede Irawadi

Sedangkan jumlah pemudik hingga saat ini menurut data yang masuk sudah ada 10.867 orang yang tersebar di 16 Kecamatan se Kabupaten Blora.

“Saya imbau saudara saudaraku yang baru mudik, ayo jaga kesehatan kita lindungi mereka agar tetap sehat tetap tinggal dirumah dahulu selama empat belas hari, kurangi interaksi dengan orang lain dulu. Jika ada gejala sakit baru periksa ke fasilitas kesehatan terdekat,” tuturnya mengimbuhkan.

Sekda menjelaskan pihaknya juga telah koordinasi dengan DPRD Kabupaten Blora untuk membahas dampak ekonomi yang disebabkan oleh pandemi virus Corona ini.

“Ini kita sedang menyusun anggaran yang akan kita ajukan kepada DPRD agar masyarakat kita yang terdampak ekonomi dan sosial bisa kita siapkan,” kata Sekda.

Kepada masyarakat Blora, Sekda mengajak untuk bersama sama melakukan pola hidup bersih dan sehat, hal ini bisa di terapkan pada keluarga dan lingkungan sekitar.

"Jangan lupa cuci tangan dengan sabun, gunakan masker, jaga jarak, dan kurangi berpergian. Serta segera periksa jika kurang enak badan,” tutur Sekda berpesan.

Sekda juga mengucapkan terimakasih kepada petugas medis yang ada di garda terdepan, baik di puskesmas, RSUD maupun RS swasta

"Kami mohon terus layani masyarakat dengan sebaik baiknya. Kami juga berikan penghargaan yang luar biasa atas kerja yang tulus iklas selama ini. Kami terus berupaya untuk menyediakan APD baik dari pemkab maupun donator yang yang telah kami terima dan kami berikan kepada pihak rumah sakit,” kata Sekda.

Selain itu, Sekda juga mengucapkan terima kasih kepada kepala desa dan seluruh perangkatnya, di mana mereka telah membangun posko-posko dan selalu menyosialisasikan kepada masyarakatnya.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut bergotong royong dalam mengatasi wabah ini, semoga wabah ini segera selesai,” Kata Sekda Komang Gede Irawadi. (teg/imm)

Reporter: Priyo SPd

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

Artikel ini telah terbit di: https://beritabojonegoro.com

embed from external kumparan