Update Covid-19: Jumlah ODP di Bojonegoro Sebanyak 50 Orang

Bojonegoro - Data terbaru jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (29/03/2020) sebanyak 50 Orang, yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.
Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan pasien Positif Virus Corona di Kabupaten Bojonegoro nihil.
Dari data yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, untuk untuk jumlah ODP hari ini, jika dibanding data ODP pada hari sebelumnya yaitu sebanyak 46 orang, terdapat penambahan ODP baru sebanyak 7 orang, namun 3 orang yang sebelumnya dinyatakan ODP, hari ini dinyatakan selesai dalam pemantauan.
Secara kumulatif, jumlah ODP di Kabupaten Bojonegoro sebanyak 64 orang dan 14 orang dinyatakan selesai dalam pemantauan, sehingga jumlah OPD yang eksis hari ini sebanyak 50 orang , dengan kategori 29 orang masuk kategori low risk (risiko rendah), 16 orang masuk kategori medium risk (risiko menegah), dan 5 orang masuk kategori hight risk (risiko tinggi).
Sementara, dari peta sebaran ODP Covid-19 yang baru tersebut, jika dibandingkan dengan data sebelumnya, terdapat penambahan jumlah ODP di beberapa wilayah antara lain di Kecamatan Balen, Trucuk, Dander, Baureno dan Padangan. Namun terdapat ODP yang telah selesai dalam pemantauan antara lain di Kecamatan Bojonegoro, Sumberrejo dan Gayam.
Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Setda Pemkab Bojonegoro, Masirin SSTP MM, yang juga selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Bencana Non Alam dan Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro menyampaikan bahwa update peta sebaran dan grafik Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro per tanggal 29 Maret 2020, pukul 15.00 WIB, masih terdapat penambahan ODP di beberapa wilayah antara lain Kecamatan Balen, Trucuk, Dander, Baureno dan Padangan. Selain itu terdapat ODP yang telah selesai dalam pemantauan antara lain di Kecamatan Bojonegoro, Sumberrejo dan Gayam.
Menurut Masirin, Bupati Bojonegoro telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh warga masyarakat Bojonegoro untuk meningkatkan kewaspadaan dengan bersama-sama memantau warga khususnya yang bekerja di zona merah untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari, serta mewajibkan untuk bekerja dari rumah.
"Peran tugas Gugus Tugas di Tingkat Desa diminta untuk selalu memantau, apabila terjadi pelanggaran dapat dilaporkan kepada Camat dan Kapolsek." kata Masirin.
Masirin juga mengungkapkan bahwa memperhatikan perbandingan prosentase kategori ODP pada lima hari mulai tanggal 23 - 27 Maret 2020, terdapat peningkatan rata-rata sebanyak 5 orang, namun pada tanggal 28 dan 29 terdapat peningkatan rata-rata sebanyak lebih dari 7 orang.
"Untuk itu agar seluruh masyarakat Bojonegoro lebih mendisiplinkan diri untuk melakukan isolasi diri secara mandiri dan social distancing secara ketat. Mari kita tetap waspada dan bersama sama kita cegah percepatan virus covid-19 dengan melakukan socialdi stancing, jaga jarak dan tetap di rumah saja," kata Masirin
Berikut ini peta sebaran orang dalam pantauan (ODP) Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (29/03/2020) hingga pukul 15.00 WIB, sebagai berikut:
Kecamatan Bojonegoro Kota sebanyak 9 orang, Kecamatan Trucuk sebanyak 3 orang, Kecamatan Kalitidu sebanyak 2 orang, Kecamatan Dander sebanyak 4 orang, Kecamatan Kasiman sebanyak 1 orang, Kecamatan Purwosari sebanyak 1 orang, Kecamatan Balen sebanyak 4 orang, Kecamatan Sumberrejo sebanyak 7 orang, Kecamatan Gayam sebanyak 1 orang, Kecamatan Sekar sebanyak 1 orang, Kecamatan Sugihwaras sebanyak 2 orang, Kecamatan Kedewan sebanyak 1 orang, Kecamatan Kepohbaru sebanyak 3 orang, Kecamatan Baureno sebanyak 4 orang, Kecamatan Malo sebanyak 2 orang, Kecamatan Padangan sebanyak 3 orang, Kecamatan Temayang sebanyak 1 orang, Kecamatan Kedungadem sebanyak 1 orang. (red/imm)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Artikel ini telah terbit di: https://beritabojonegoro.com
