Video: Viral, Seorang Wanita di Bojonegoro Pamer Akta Cerai

Konten Media Partner
7 Juli 2022 13:21
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
ADVERTISEMENT
Bojonegoro - Umumnya, perceraian menjadi sesuatu yang menyakitkan dalam urusan rumah tangga, namun tidak dengan seorang wanita yang terekam dalam video satu ini.
ADVERTISEMENT
Dalam video berdurasi 18 detik ini, terlihat seorang wanita muda tengah bahagia setelah menerima akta cerai dari Kantor Pengadilan Agama Bojonegoro.
Ia melangkah dengan bahagia dan percaya diri sambil membawa map yang berisi akta cerai. Bahkan sambil tertawa gembira wanita tersebut mengucapkan kata-kata yang mengagetkan banyak orang: "Lebih baik menjanda dari pada punya suami tiada guna."
Momen tersebut diabadikan dengan kamera ponsel, dan menjadi viral di media sosial di Bojonegoro.
Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro, Sholokhin Jamik, saat beri keterangan. Kamis (07/07/2022). (foto: imam/beritabojonegoro)
zoom-in-whitePerbesar
Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro, Sholokhin Jamik, saat beri keterangan. Kamis (07/07/2022). (foto: imam/beritabojonegoro)
Panitera Pengadilan Agama Bojonegoro, Drs H Sholokhin Jamik, dikonfirmasi media ini membenarkan bahwa video yang viral di media sosial tersebut terjadi atau dibuat di halaman Kantor Pengadilan Agama Bojonegoro, namun pihaknya tidak mengetahui secara pasti identitas wanita tersebut dan kapan video tersebut dibuat.
ADVERTISEMENT
"Video yang viral tentang perempuan yang berkata bahwa lebih baik jadi janda dari pada punya suami yang tidak berguna itu benar. Video diambil di depan Pengadilan Agama Bojonegoro serta membawa stopmap yang berisi akta cerai yang dikeluarkan oleh Pengadilan Agama Bojonegoro," kata Sholikhin Jamik. Kamis (07/07/2022).
Sementara saat ditanya kapan video itu dibuat dan siapa identitas wanita tersebut, Sholikhin Jamik tidak tahu pasti kapan video itu dibuat dan siapa wanita dalam video tersebut, dirinya juga tidak mengetahui identitasnya.
"Yang jelas (video dibuat) bulan-bulan ini. Hanya untuk melacak siapa namanya kita tidak bisa, karena saat menghadap pelayanan itu semua pakai masker," kata Sholikhin Jamik. (red/imm)
Editor: Imam Nurcahyo
ADVERTISEMENT
Publisher: Imam Nurcahyo
Story ini telah dipublish di: https://beritabojonegoro.com
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·