Konten Media Partner

Warga Bojonegoro Ditemukan Meninggal Tersengat Listrik Jebakan Tikus di Sawah

Berita Bojonegoroverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas saat lakukan identifikasi korban meninggal akibat tersengat listrik di Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Senin (29/09/2025) (Aset: Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Petugas saat lakukan identifikasi korban meninggal akibat tersengat listrik di Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Senin (29/09/2025) (Aset: Istimewa)

Bojonegoro - Seorang laki-laki berinisial RR alias DDK (33), warga Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus di area persawahan milik pamannya di desa setempat. Senin (29/09/2025).

Korban pertama kali ditemukan oleh pamannya dalam posisi tergeletak di area persawahan milik pamannya, dalam kondisi telah meninggal dunia.

Pihak ahli waris korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan saat ini jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kapolsek Gayam, Polres Bojonegoro Ajun Komisaris Polisi (AKP) Moch Syafii, dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan adanya orang meninggal dunia akibat tersengat listrik jebakan tikus di Desa Katur, Kecamatan Gayam.

Menurutnya, kronologi kejadian tersebut bermula pada Senin (29/09/2025) sekitar pukul 01.00 WIB, paman korban berinisial MKLS (39), mendapati korban masih tertidur di dalam rumahnya.

Selanjutnya pada pukul 05.00 WIB, saksi MKLS berangkat menuju ke sawah miliknya dan saat sampai di sawah, saksi MKLS menemukan ada seseorang yang tergeletak di sawahnya.

“Setelah dilihat ternyata orang tersebut telah meninggal dunia.” kata Kapolsek AKP Moch Syafii.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi MKLS segera memberi tahu saksi MTH dan melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Katur, yang selanjutnya laporan tersebut diteruskan kepada Polsek Gayam.

Setelah mendapat laporan, petugas Polsek Gayam bersama petugas medis Puskesmas Gayam segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan identifikasi terhadap korban.

Kapolsek menjelaskan bahwa berdasarkan hasil identifikasi diketahui ciri-ciri mayat, jenis kelamin laki-laki, panjang mayat 160 sentimeter, perawakan sedang, rambut hitam pendek, dan korban memakai kaus dan celana pendek.

“Hasil pemeriksaan medis tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke rumah duka. Korban diduga meninggal dunia akibat tersengat arus listrik jebakan tikus di persawahan.” kata Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek berpesan kepada para petani khususnya di wilayah Kecamatan Gayam agar berhati-hati dalam menggunakan aliran listrik untuk jebakan tikus di area persawahan, karena selain membahayakan diri sendiri juga dapat membahayakan orang lain.

“Saat ini, jenazah korban telah kami serahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.” kata Kapolsek Gayam, AKP Moch Syafii. (red/imm)

Penulis: Tim Redaksi

Editor: Imam Nurcahyo

Publisher: Imam Nurcahyo

Story ini telah di-publish di: https://beritabojonegoro.com