Konten dari Pengguna

Mahasiswa UNIDA Kembangkan Ubi Jepang Menjadi Pangan Olahan Di Desa Gunungputri

beritafiphal unida

beritafiphal unida

Fakultas Ilmu pangan Halal merupakan fakultas yang memiliki dua jurusan yaitu teknologi pangan dan gizi dan teknologi industri pertanian, yang berada di universitas djuanda bogor

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari beritafiphal unida tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa UNIDA Kembangkan Ubi Jepang Menjadi Pangan Olahan Di Desa Gunungputri
zoom-in-whitePerbesar

Desa Gunungputri menjadi titik sasaran mahasiswa Fakultas Ilmu Pangan Halal JurusanTeknologi Pangan dan Gizi Universitas Djuanda Bogor (UNIDA)dalam melaksanakan kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata). KKN kelompok 2 dengan dosen pembimbing Ibu Intan Kusumaningrum S.Si., M.Si.diketuai oleh Ellyvia Primaviera yang beranggotakan Lola Amelia, Dini Januar, Erny Ambarwati, Fiola Triyassari, Nur Wardah I. Muhammad, dan Areflen menjalankan kegiatan KKN kurang lebih selama 1 bulan. Warga RT 01 RW 09 Dusun III Desa Gunungputri diberikan pengetahuan mengenai pengembangan produk khusunya pada Ubi Jepang.

Mahasiswa UNIDA Kembangkan Ubi Jepang Menjadi Pangan Olahan Di Desa Gunungputri (1)
zoom-in-whitePerbesar

Ubi Jepang (Satsui maimo) sendiri memiliki karakteristik yang berbeda seperti masa tanam yang singkat sekitar 3 bulan, rasa yang lebih manis, bentuknya lonjong dan memanjang, tekstur lembut, dan serat yang jarang. Ubi Jepang memiliki berbagai manfaat seperti mencegah kanker, mengontrol diabetes, meningkatkan imun, dan lainnya” Tutur Bapak Junaedi Ketua kelompok tani Desa Gunungputri

Pengembangan Ubi Jepang menjadi produk olahan pangan seperti Egg Roll dan Pudding bertujuan untuk meningkatkan nilai jual dari Ubi Jepang. Selama ini Ubi Jepang hanya dijual mentah saja. Mahasiswa memberikan resep dan cara pembutan egg roll dan pudding kepada warga desa khususnya Ibu-ibu.

Pada kegiatan ini masyarakat mudah memahami karena metode pembuatannya cukup mudah untuk dilakukan. Hal ini sesuai dengan pernyataan salah satu warga desa ibu Rini yakni “Ternyata pembuatannya tidak sulit ya… kita bisa buka usaha nih” tutur ibu Rini.

Selain kegiatan pembuatan produk, mahasiswa juga melakukan kegiatan lainnya yaitu kerja bakti bersama warga, membagian masker, kunjungan UMKM Singkong GP, sosialisasi kemasan dan label, serta sosialisasi sertifikasi halal. Kegiatan-kegiatan ini dilakukan untuk menjalin silaturahmi dan memberikan pengetahuan mengenai kemasan dan label yang baik dan benar, serta memberikan pengetahuan tata cara pembuatan sertifikat halal kepada warga dan UMKM di Desa Gunungputri. Dengan kemasan dan label yang baik serta adanya sertifikat halal pada suatu produk dapat menambah daya tarik konsumen dan memberikan rasa aman untuk yang mengonsumsinya.

Warga Desa Gunungputri menyambut mahasiswa UNIDA dengan baik dan ramah serta antusiasnya sangat tinggi dalam setiap kegiatan KKN.Mahasiswa berharap ilmu yang telah disampaikan kepada warga Desa Gunungputri dapat diterapkan untuk meningkatkan nilai jual dari Ubi Jepang dan membuka lapangan usaha. Jadi tidak perlu mencari pekerjaan namun bisa memberikan pekerjaan untuk orang lain.