Ibunda Johan Budi Meninggal Dunia

Portal berita update Jawa Timur, Surabaya, Malang, Banyuwangi, Jember, Madura, Kediri, Bojonegoro, Madiun, Malang, Gresik, Sidoarjo. Ngawi, Tuban, Lamongan, Trenggalek, Tulunggagung, Pacitan, Situbondo, Kota Batu dan lain-lain
Tulisan dari beritajatimcom tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mojokerto (beritajatim.com) – Ibunda Johan Budi Sapto Pribowo, Anik Siswati, meninggal dunia. Almarhumah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.
Almarhumah meninggal di usia 82 tahun karena sakit. Usai disemayamkan di rumah duka di Jalan Raya Desa Kemantren Nomor 9, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, almarhumah diberangkatkan ke TPU desa setempat, Jumat sore (21/6/2019).
“Saya sebagai putra dari beliau mendoakan semoga almarhumah mendapatkan khusnul khatimah. Beliau sakit sejak seminggu yang lalu, tadi pagi rencana mau dibawa ke rumah sakit tapi sudah tidak ada. Ibu sebenarnya sakit sudah lama tapi sakit, sembuh, sakit,” ungkapnya.
Sebagai putra almarhumah, selama ini sejak sang ibunda sakit, anak ke-4 dari 8 bersaudara ini bolak-balik Jakarta-Mojokerto, Jawa Timur. Setiap satu minggu sekali, ia pulang ke Mojokerto menengok sang ibunda. Namun lanjut Johan Budi, saat Lebaran lalu sang ibu memang sudah susah jalan.
“Lebaran kemarin, saya pulang sama keluarga. Ibu sudah di tempat tidur. Jalan sudah susah tapi masih bisa mengobrol dengan anak cucu. Terima tamu di tempat tidur. Kemarin mengeluh sesak nafas, semalam saya sudah di rumah,” katanya.
Masih kata Johan Budi, sang ibunda pada Kamis (20/6/2019) malam berpesan agar Jumat (21/6/2019) diantar ke rumah sakit di Surabaya. Namun sang ibunda mengembuskan nafas terakhirnya sebelum sempat dibawa ke rumah sakit.
“Semalam pesan, besok (hari ini) agar diantar ke rumah sakit di Surabaya tapi baru Jumatan, saya dikabari ibu sudah meninggal. Semalam sempat ngobrol tidak ada tanda-tanda apapun,” tegasnya. [tin/but]
