Konten Media Partner

Dekorasi Pelaminan dari Botol Bekas, Souvenir Bibit Sayuran

8 Januari 2018 9:28 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:12 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Dekorasi Pelaminan dari Botol Bekas, Souvenir Bibit Sayuran
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
Jombang (beritajatim.com) - Pesta pernikahan yang dilakukan pasangan Ikhwan (23) dan Siti (20), warga Kecamatan Megaluh, Jombang, lain dari yang lain. Betapa tidak, pesta pernikahan tersebut mengusung konsep ramah lingkungan; nol sampah plastik.
ADVERTISEMENT
Kedua mempelai berkomitmen melakukan edukasi ke masyarakat perihal pentingnya upaya serius secara terus menerus untuk mengurangi penggunaan plastik. Prosesi pernikahan sejoli itu dilakukan Senin (8/1/2018 di Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh.
Untuk mewujudkan konsep ramah lingkungan itu, Ikhwan bersama komunitas Baramuda Megaluh dan Komunitas Peduli Sampah Jombang menyusun hiasan kuade/pelaminan dari bahan 1.888 botol ecobrick karya para aktivis Jombang dan Tuban. Sebanyak 424 kg sampah plastik digunakan membuat ecobrik yang digunakan sebagai penghias dekorasi panggung pernikahan dan kursi pelaminan.
Sedangkan souvenir yang dibagikan kepada para undangan berupa bibit tanaman sayur dan kompos dari komunitas Baramuda Jombang. "Untuk sajian minuman, kami tidak menggunakan air mineral kemasan plastik sekali pakai. Namun, diganti dengan wadah berbahan beling," kata Ikhwan sembari menunjuk barang-barang yang dimaksud.
ADVERTISEMENT
Warga Desa Balongsari ini mengaku prihatin dengan kerusakan alam akibat sampah plastik efek industrialisasi. Ia meyakini, edukasi #StopNyampahPlastik kepada masyarakat harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Dilakukan dengan berjejaring secara terus menerus.
"Kami bersyukur ide ini didukung penuh oleh kedua orang tua kami dan komunitas Peduli Sampah Jombang, termasuk Bu Santi Ramadhani dan Mas Anton dari komunitas Baramuda Megaluh," tutur Ikhwan. [suf]