Emil Dardak Mengakselerasi Pembangunan Jatim Selatan

Pacitan (beritajatim.com)--Ajakan membangun kawasan selatan Jawa Timur disampaikan calon wakil gubernur (Cawagub Jatim, Emil Dardak ketika menghadiri Dialog Bersama Pemuda Milenial Pacitan di halaman kantor DPC Partai Demokrat Kabupaten Pacitan, Jumat (4/5/2018).
Didapuk sebagai pembicara tunggal, suami Arumi Bachsin ini memaparkan masa depan kawasan selatan Jawa Timur. Menurutnya, kawasan selatan dan Mataraman harus bersatu untuk membangun wilayah tersebut.
"Ibarat sapu lidi kalau lidinya sendiri-sendiri maka mudah dipatahkan, tapi jika diikat bersama-sama maka akan kuat. Maka dari mulai Pacitan Kota sampai Nglorok, Panggul, Prigi, Popoh terus selatan ini akan tersambung, sehingga akan membuka peluang membangun kawasan selatan Jawa Timur," tuturnya.
Emil juga menceritakan capaiannya membangun kota baru di Trenggalek, yaitu Kecamatan Panggul. Kecamatan Panggul kini sudah memiliki Alun-alun, bahkan Puskesmas menjadi rumah sakit pratama. Semua itu bukti nyatanya membangun kawasan selatan.
"Dulu dari Pacitan kalau mau ke Tulungagung susah, Insya Allah tahun ini sudah akan dibangun program besar-besaran dari Pacitan sampai ke Prigi sampai ke Tulungagung," ujar Emil.
Lebih lanjut Emil Dardak menginformasikan jalur pantai selatan sampai Tulungagung, akhir tahun depan akan selesai, sehingga mampu mewujudkan pembangunan pesisir selatan. Adanya jalur lintas selatan ini otomatis akan membawa peluang besar bagi pengembangan perekonomian.
"Sudah saatnya Jawa Timur tidak hanya kuat di kawasan utara, namun juga harus kokoh di selatan dan mewujudkannya harus dilakukan bersama-sama," jelas Emil disambut aplaus para pemuda.
Emil Dardak optimistis pembangunan kawasan selatan akan terwujud. Ia menceritakan bagaimana dirinya bersama kepala daerah dari ujung timur hingga barat Pulau Jawa bersepakat dan kerja sama yang kemudian direstui pemerintah pusat. Salah satunya terkait rencana mewujudkan pelayaran perintis selatan Nusantara.
"Jika dulu pelayaran tol laut hanya ada di utara, maka kita akan mengubah paradigma itu dan persis di tahun 2018 ini sudah diluncurkan dan diresmikan pelayaran perintis selatan Nusantara," katanya.
Adanya pelayaran perintis selatan Nusantara membuka peluang pengiriman barang di kawasan selatan Jawa.
"Tadi yang saya sampaikan bukan janji, bukan program rencana, tetapi sudah berjalan. Sudah menjadi bukti bahwa sebagai saudara dari Mataraman saya berpikir bagaimana kawasan selatan maju bersama-sama. Makanya pilihlah pemimpin yang sudah berjuang, bukan yang akan berjuang," tegas Emil.[ifw/air]
