Koramil Pare Sita Ratusan Buku yang Dianggap Berisi Paham Komunis

Kediri (beritajatim.com) - Anggota Koramil 0809/11 Pare menyita 149 buah buku yang dianggap bermuatan ajaran komunisme yang dijual di tiga toko buku di wilayah Kampung Inggris, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Ketiga toko buku tersebut, yaitu dua Toko Buku Q Ageng yang terletak di Jalan Brawijaya Nomor 24 Desa Tulungrejo dan Toko Buku Abdi yang terletak di Jalan Brawijaya Nomor 123. Tiga toko tersebut diketahui milik dua orang.
Komandan Koramil 0809/11 Pare, Letnan Satu (Lettu) Sutejo, mengatakan bahwa penyitaan buku-buku itu berawal dari informasi Babinsa yang ditugaskan dalam Bantuan Personil (BP) Unit Intelijen Koramil Pare. Anggota Koramil pun mendatangi toko buku tersebut untuk melakukan penyitaan karena dianggap bermuatan ajaran komunis.
"Jumlah buku yang kami amankan kurang lebih 160-an. Kami amankan di Markas Koramil Pare dan sebagian dibawa oleh Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Kediri untuk dikaji," kata Sutejo di kantornya, Kamis (27/12).

Sutejo berpendapat bahwa penjualan buku-buku itu bertentangan dengan Tap MPRS Nomor 25 Tahun 1996 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia. Dia mengatakan, pemilik toko buku akan dimintai keterangan di Markas Koramil Pare.
Penyitaan buku-buku itu dilakukan bersama aparat polisi dan Kesbangpolinmas setempat. Sutejo menyebut buku-buku yang disita itu akan dikaji lebih lanjut melalui rapat evaluasi bersama. [nng/suf]
Berikut di antaranya judul buku-buku yang disita:
1). Dari Toko Buku Q Ageng sebanyak 130 buah buku:
Empat Karya Filsafat, 11 buah
Menempuh Jalan Rakyat (karya DN Aidit), 4 buah
Manifesto Partai Komunis, 5 buah
Benturan NU PKI 1948-1965, 4 buah
Negara dan Revolusi, 2 buah
Orang-orang di Persimpangan Kiri Jalan, 21 buah
Nasionalisme, Islamisme, Marxisme, 14 buah
Oposisi Rakyat, 4 buah
Gerakan 30 September 1965, 3 buah
Catatan Perjuangan 1946-1948, 8 buah
Kontradiksi Mao-Tse-Sung, 18 buah
Negara Madiun, 15 buah
Menempuh Jalan Rakyat, 4 buah
Islam Sontoloyo, 5 buah
Sukarno Orang Kiri Revolusi & G30S 1965, 2 buah
Maestro Partai Komunis, 4 buah
Komunisme ala Aidit, 2 buah
Di Bawah Lentera Merah, 1 buah
Lenin, 3 buah
2). Dari Toko Buku Abdi sebanyak 19 buah buku:
Gerwani, 3 buah
Islam sontoloyo, 1 buah
Negara Madiun, 8 buah
Di bawah lentera merah, 7 buah
