Madura United Resmi Dapatkan Lisensi AFC

Pamekasan (beritajatim.com) - Madura United FC resmi mendapatkan persetujuan sekaligus memiliki AFC License atau yang akrab didengar lisensi klub AFC (Asian Football Confederation).
Hal itu berdasar Surat Keputusan Club Licensing Committee dari induk tertinggi sepakbola tanah air (PSSI) bernomor 010/CLC-PSSI/X/2017 yang ditandatangani langsung oleh Ketua CLC PSSI Timmy Setiawan, Rabu (25/10/2017) kemarin.
"Alhamdulillah Madura United sudah mendapat persetujuan dan memiliki lisensi klub AFC. Ini perjuangan semua pihak, terima kasih," kata Presiden Madura United FC Achsanul Qosasi, dikutip dari salah satu jejaring media sosial (medsos) resmi klub, Kamis (26/10/2017).
Proses CLC 2017 tersebut dilakukan sebagai implementasi AFC Club Licensing Regulations dan PSSI Club Licensing Regulations sebagai persyaratan keikutsertaan klub pada kompetisi AFC 2018 mendatang.
Dalam Club Licensing Department (CLD) PSSI tersebut, juga memberikan hasil verifikasi faktual terhadap skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab meliputi lima aspek berbeda. Masing-masing aspek sporting, infrastructure, personnel dan administrative, legal dan finansial.
Sebagai bahan pertimbangan, mekanisme verifikasi dilakukan dengan melihat dokumentasi yang disodorkan dari manajemen Madura United FC. Namun sebagai klub pemohon juga harus melakukan berbagai perbaikan sekaligus penyempurnaan dokumen seperti yang diputuskan oleh CLC PSSI.
Dari itu, CLC PSSI memberikan rekomendasi sekaligus keputusan menerima permohonan lisensi klub profesional dari Madura United FC sekaligus memberikan lisensi klub profesional bagi Madura United FC.
Hanya saja dalam keputusan tersebut, manajemen Madura United FC harus memenuhi kekurangan pada kreteria infrastruktur hingga Rabu (24/1/2018) mendatang. Bahkan jika 'aspek penghambat' gagal direalisasikan sesuai deadline, bisa jadi lisensi tersebut kembali dicabut dari Madura United FC. [pin/but]
