Tim Pembela Jokowi Warning Pelaku Pelecehan Presiden

Surabaya (beritajatim.com) - Presiden RI Joko Widodo menerima Tim Pembela (TP) Jokowi di Istana Negara. Ada pembahasan yang disampaikan gabungan para advokat ini. Salah satunya bagaimana menjaga marwah kepala negara.
Juru Bicara Pembela Jokowi (TP), Dedy Mawardi mengatakan, hadirnya Tim Pembela Jokowi ini didasarkan karena keprihatinan atas upaya berbagai kelompok maupun individu yang melecehkan maupun menyebar informasi berita bohong (hoax) terkait Presiden Joko Widodo.
Sebagai pimpinan bangsa dan pemerintah, kata Dedy, Presiden harus dihormati. Cara berpolitik santun tanpa harus menjatuhkan maupun merendahkan hak dan martabat Presiden harus dikedepankan. Oleh sebab itu, TP Jokowi akan melawan siapapun yang melakukan pembohongan publik.
"Kita akan bekerja untuk melakukan advokasi dan pembelaan hukum serta melakukan tindakan hukum kepada individu atau kelompok masyarakat yang dengan sengaja melakukan tindakan pelecehan, penghinaan, ujaran kebencian dan hoax kepada kepala negara dan kepala pemerintahan yang sekarang tengah diemban oleh Bapak Joko Widodo (Jokowi)," tegas Dedy dalam keterangan persnya, Rabu (30/5/2018).
Ia menambahkan, TP Jokowi akan menggandeng dan berkoordinasi dengan lembaga kepolisian dan kejaksaan sebagai langkah kerja konkret. Tim akan melawan perilaku tidak beretika yang menyudutkan kepala negara.
"Untuk ke depan dalam melakukan kerja-kerja konkretnya, TP Jokowi akan berkoordinasi dengan lembaga kepolisian dan kejaksaan serta akan membentuk TP Jokowi di setiap daerah di seluruh Indonesia," pungkasnya. [tok/suf]
