Ulama dan Blater Miliki Peran Penting di Pilkada Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) - Direktur Visi Data Prima (VDP) Consulting Tatra Romadoni menilai sosok ulama (kiai) dan tokoh masyarakat memiliki pengaruh tersendiri pada proses pilkada serentak di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.
Hal itu disampaikan dalam Konferensi Pers Hasil Survei Pilkada Pamekasan yang digelar di Gedung PKP-RI Jl Kemuning Pamekasan, Rabu (13/12/2017). Berdasar hasil survei yang dilaksanakan lembaga survei yang dipimpinnya selama sepekan lalu.
"Karakter masyarakat Madura dalam pilkada ini masih menghormati ulama atau kiai, sehingga peran mereka begitu penting untuk menentukan kemenangan pasangan calon," kata Direktur VDP Consulting Surabaya, Tatra Romadon kepada sejumlah wartawan.
Tidak hanya itu, pihaknya juga menilai peran dan sumbangsih tokoh masyarakat juga sangat menentukan dalam pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tingkat kabupaten yang dijadwalkan akan digelar Rabu (27/6/2018) mendatang.
"Kemudian peran tokoh, baik tokoh masyarakat atau tokoh blater juga tidak kalah penting dari peran ulama atau kiai. Bahkan peran mereka juga dinilai lebih dominan dibandingkan dibandingkan peran kepala desa," ungkapnya.
Namun pihaknya menilai dinamika politik di Pamekasan cukup dinamis, sehingga akan ada kejutan hingga proses pilkada berlangsung. "Tidak menutup kemungkinan ada kejutan-kejutan baru yang akan terjadi, tergantung pola dan strategi dari masing-masing kandidat," imbuhnya.
"Menurut kami pilkada Pamekasan ini cukup menarik, kita bisa melihat konstalasi politik lokal Pamekasan. Artinya mesin politik akan bekerja untuk merayu dan membujuk masyarakat untuk memilih calon yang diusung parpol," jelasnya.
Dari itu pihaknya menilai tugas partai politik (parpol) juga tidak kalah penting untuk memenangkan 'jagoan' mereka. "Parpol harus pintar dan jeli dalam menentukan figur sekaligus strategi pemenangannyan" pungkasnya. [pin/suf]
