Konten dari Pengguna

Avenged Sevenfold Guncang JIS, Bawakan “Nightmare” hingga “Dear God”

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari berlianova28 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jakarta – Avenged Sevenfold sukses menggelar konser tunggal bertajuk “Avenged Sevenfold Live in Indonesia” di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (10/10/2026). Konser ini dihadiri sekitar 44.000 penonton, melampaui perkiraan awal sebanyak 40.000 orang. Band asal Amerika Serikat ini tampil bersama dua bintang tamu, Saint Loco dan Isyana Sarasvati. Konser yang dipromotori Ravel Entertainment ini menjadi kunjungan kelima mereka ke Indonesia, setelah penampilan sebelumnya di Stadion Madya GBK pada 25 Mei 2024.

dokumentasi pribadi penulis
zoom-in-whitePerbesar
dokumentasi pribadi penulis

Besarnya antusiasme penggemar terasa hingga ke luar stadion. Area merchandise dipadati pengunjung, dan untuk membeli satu barang saja, penonton harus mengantre sekitar 2 hingga 3 jam. Selain itu, banyaknya penonton yang mengaku kesulitan mendapatkan air minum di tengah kerumunan.

Malam itu, formasi lengkap A7X naik panggung: M. Shadows (vokal), Synyster Gates (gitar utama), Zacky Vengeance (gitar ritem), Johnny Christ (bass), dan Brooks Wackerman (drum). Mereka membuka konser dengan “Nightmare”. Sorak sorai penonton langsung menggema, seolah menumpahkan rindu yang sudah lama terpendam.

Energi stadion terus naik lewat “Magic,” “Afterlife,” “Shepherd of Fire,” dan “Buried Alive.” Pada lagu-lagu ini, para penggemar tak tahan untuk membuat circle pit di area festival.

Suasana sempat berubah haru saat band membawakan “So Far Away,” lagu yang didedikasikan untuk mendiang drummer mereka, Jimmy “The Rev” Sullivan. Setelah itu, panggung kembali panas lewat “Nobody”, “M.I.A.”, “Gunslinger”, “Hail to the King,” “Bat Country,” dan “Unholy Confessions.”

dokumentasi pribadi penulis

Momen emosional kembali hadir lewat lagu “A Little Piece of Heaven,” yang bagi banyak Deathbats, sebutan untuk penggemar A7X, punya makna mendalam. Nostalgia mencapai puncaknya saat lagu “Dear God” dimainkan. Bagi banyak penonton, lagu ini membawa kenangan masa remaja, ketika warnet masih ramai dan lagu-lagu A7X rutin diputar di sana.

Di sela konser, ada momen unik. Seorang penggemar menyerahkan hasil tes jenis kelamin bayi yang tengah dikandung istrinya kepada sang vokalis. M. Shadows pun mengumumkannya langsung di hadapan puluhan ribu penonton: bayi tersebut berjenis kelamin perempuan. Penonton menyambutnya dengan riuh tepuk tangan.

Konser ditutup dengan “Cosmic.” Di sela lagu, M. Shadows menyapa penonton, “Jakarta, thank you for tonight.” Ujar M. Shadows.

Usai konser selesai, para penggemar berharap ini bukan kali terakhir A7X menyapa Indonesia.