Kawasan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat Macet, Ada Proyek Saluran Air

ex-jurnalis
Tulisan dari Bianda Ludwianto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seminggu terakhir kawasan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat macet. Penyebabnya adalah proyek perbaikan saluran air oleh Dinas Tata Air DKI Jakarta di Jl. Tanah Tinggi Barat, Jakarta Pusat.
Pengendara yang ingin menuju Jl. Benyamin Sueb dan Jl. Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat harus bersabar melewati proyek tersebut secara bergantian karena dari dua bagian jalan, satu masih dalam proses pengerjaan.

Sukirno (34), salah satu pekerja proyek itu mengatakan rencananya pekerjaan akan selesai memakan waktu dua hingga empat minggu. Proyek ini nantinya untuk melancarkan irigasi air dari Kali Baru menuju Banjir Kanal Barat (BKB).
"Proyek saluran air ini bisa sebulan pengerjaannya tergantung cuaca yang membuat cor-coran kering atau tidak dan juga peralatan yang tersedia" katanya saat ditemui kumparan (kumparan.com), Selasa (7/11).

Dari pantauan kumparan, ada dua saluran yang sedang dibongkar, sehingga menyebabkan antrian sepanjang 1 KM. Disamping itu banyak gundukan tanah dan alat berat, seperti excavator di bahu jalan membuat pengendaraan melambatkan lajunya.

Salah satu pengendara sepeda motor yang sering melewati jalan ini, Abdulah (26) mengeluhkan lalu lintas yang macet akibat perbaikan saluran air ini. Ditemui kumparan, ia biasanya 15 menit menuju kemayoran, seminggu terakhir ini memakan waktu hampir 30 menit. Tambahnya, ia berharap agar proyek cepat selesai dan jalan kembali normal.

Seminggu terakhir kawasan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat macet. Penyebabnya adalah proyek perbaikan saluran air oleh Dinas Tata Air DKI Jakarta di Jl. Tanah Tinggi Barat, Jakarta Pusat.
Pengendara yang ingin menuju Jl. Benyamin Sueb dan Jl. Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat harus bersabar melewati proyek tersebut secara bergantian karena dari dua bagian jalan, satu masih dalam proses pengerjaan.

Sukirno (34), salah satu pekerja proyek itu mengatakan rencananya pekerjaan akan selesai memakan waktu dua hingga empat minggu. Proyek ini nantinya untuk melancarkan irigasi air dari Kali Baru menuju Banjir Kanal Barat (BKB).Sukirno (34), salah satu pekerja proyek itu mengatakan rencananya pekerjaan akan selesai memakan waktu dua hingga empat minggu. Proyek ini nantinya untuk melancarkan irigasi air dari Kali Baru menuju Banjir Kanal Barat (BKB).
"Proyek saluran air ini bisa sebulan pengerjaannya tergantung cuaca yang membuat cor-coran kering atau tidak dan juga peralatan yang tersedia" katanya saat ditemui kumparan (kumparan.com), Selasa (7/11).
Dari pantauan kumparan, ada dua saluran yang sedang dibongkar, sehingga menyebabkan antrian sepanjang 1 KM. Disamping itu banyak gundukan tanah dan alat berat, seperti excavator di bahu jalan membuat pengendaraan melambatkan lajunya.
Salah satu pengendara sepeda motor yang sering melewati jalan ini, Abdulah (26) mengeluhkan lalu lintas yang macet akibat perbaikan saluran air ini. Ditemui kumparan, ia biasanya 15 menit menuju kemayoran, seminggu terakhir ini memakan waktu hampir 30 menit. Tambahnya, ia berharap agar proyek cepat selesai dan jalan kembali normal.

Seminggu terakhir kawasan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat macet. Penyebabnya adalah proyek perbaikan saluran air oleh Dinas Tata Air DKI Jakarta di Jl. Tanah Tinggi Barat, Jakarta Pusat.
Pengendara yang ingin menuju Jl. Benyamin Sueb dan Jl. Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat harus bersabar melewati proyek tersebut secara bergantian karena dari dua bagian jalan, satu masih dalam proses pengerjaan.

Sukirno (34), salah satu pekerja proyek itu mengatakan rencananya pekerjaan akan selesai memakan waktu dua hingga empat minggu. Proyek ini nantinya untuk melancarkan irigasi air dari Kali Baru menuju Banjir Kanal Barat (BKB).Sukirno (34), salah satu pekerja proyek itu mengatakan rencananya pekerjaan akan selesai memakan waktu dua hingga empat minggu. Proyek ini nantinya untuk melancarkan irigasi air dari Kali Baru menuju Banjir Kanal Barat (BKB).
"Proyek saluran air ini bisa sebulan pengerjaannya tergantung cuaca yang membuat cor-coran kering atau tidak dan juga peralatan yang tersedia" katanya saat ditemui kumparan (kumparan.com), Selasa (7/11).
Dari pantauan kumparan, ada dua saluran yang sedang dibongkar, sehingga menyebabkan antrian sepanjang 1 KM. Disamping itu banyak gundukan tanah dan alat berat, seperti excavator di bahu jalan membuat pengendaraan melambatkan lajunya.
Salah satu pengendara sepeda motor yang sering melewati jalan ini, Abdulah (26) mengeluhkan lalu lintas yang macet akibat perbaikan saluran air ini. Ditemui kumparan, ia biasanya 15 menit menuju kemayoran, seminggu terakhir ini memakan waktu hampir 30 menit. Tambahnya, ia berharap agar proyek cepat selesai dan jalan kembali normal.

Seminggu terakhir kawasan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat macet. Penyebabnya adalah proyek perbaikan saluran air oleh Dinas Tata Air DKI Jakarta di Jl. Tanah Tinggi Barat, Jakarta Pusat.
Pengendara yang ingin menuju Jl. Benyamin Sueb dan Jl. Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat harus bersabar melewati proyek tersebut secara bergantian karena dari dua bagian jalan, satu masih dalam proses pengerjaan.

Sukirno (34), salah satu pekerja proyek itu mengatakan rencananya pekerjaan akan selesai memakan waktu dua hingga empat minggu. Proyek ini nantinya untuk melancarkan irigasi air dari baru menuju Banjir Kanal Barat (BKB).
Sukirno (34), salah satu pekerja proyek itu mengatakan rencananya pekerjaan akan selesai memakan waktu dua hingga empat minggu. Proyek ini nantinya untuk melancarkan irigasi air dari kali baru menuju Banjir Kanal Barat (BKB).Sukirno (34), salah satu pekerja proyek itu mengatakan rencananya pekerjaan akan selesai memakan waktu dua hingga empat minggu. Proyek ini nantinya untuk melancarkan irigasi air dari kali baru menuju Banjir Kanal Barat (BKB).
"Proyek saluran air ini bisa sebulan pengerjaannya tergantung cuaca yang membuat cor-coran kering atau tidak dan juga peralatan yang tersedia" katanya saat ditemui kumparan (kumparan.com), Selasa (7/11).
Dari pantauan kumparan, ada dua saluran yang sedang dibongkar, sehingga menyebabkan antrian sepanjang 1 KM. Disamping itu banyak gundukan tanah dan alat berat, seperti excavator di bahu jalan membuat pengendaraan melambatkan lajunya.
Salah satu pengendara sepeda motor yang sering melewati jalan ini, Abdulah (26) mengeluhkan lalu lintas yang macet akibat perbaikan saluran air ini. Ditemui kumparan, ia biasanya 15 menit menuju kemayoran, seminggu terakhir ini memakan waktu hampir 30 menit. Tambahnya, ia berharap agar proyek cepat selesai dan jalan kembali normal.


Seminggu terakhir kawasan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat macet. Penyebabnya adalah proyek perbaikan saluran air oleh Dinas Tata Air DKI Jakarta di Jl. Tanah Tinggi Barat, Jakarta Pusat.
Pengendara yang ingin menuju Jl. Benyamin Sueb dan Jl. Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat harus bersabar melewati proyek tersebut secara bergantian karena dari dua bagian jalan, satu masih dalam proses pengerjaan.

Sukirno (34), salah satu pekerja proyek itu mengatakan rencananya pekerjaan akan selesai memakan waktu dua hingga empat minggu. Proyek ini nantinya untuk melancarkan irigasi air dari kali baru menuju Banjir Kanal Barat (BKB).
"Proyek saluran air ini bisa sebulan pengerjaannya tergantung cuaca yang membuat cor-coran kering atau tidak dan juga peralatan yang tersedia" katanya saat ditemui kumparan (kumparan.com), Selasa (7/11).
Dari pantauan kumparan, ada dua saluran yang sedang dibongkar, sehingga menyebabkan antrian sepanjang 1 KM. Disamping itu banyak gundukan tanah dan alat berat di bahu jalan membuat pengendaraan melambatkan lajunya.
Salah satu pengendara sepeda motor yang sering melewati jalan ini, Abdulah (26) mengeluhkan lalu lintas yang macet akibat perbaikan saluran air ini. Ditemui kumparan, ia biasanya 15 menit menuju kemayoran, seminggu terakhir ini memakan waktu hampir 30 menit. Tambahnya, ia berharap agar proyek cepat selesai dan jalan kembali normal
