Operasi Zebra Polda Metro Jaya Digelar Empat Kali Sehari

ex-jurnalis
Tulisan dari Bianda Ludwianto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah menggelar Operasi Zebra mulai tanggal 1 hingga 14 November mendatang. Operasi ini bertujuan untuk menggalakan tertib lalu lintas bagi pengendara.
Operasi Zebra yang digelar oleh Polda Metro Jaya digelar sebanyak empat kali sehari dengan durasi dua sampai empat jam. Sesi pertama, jam 08.00 WIB - 10.00 WIB. Sesi kedua, jam 13.00 WIB - 15.00 WIB.

"Operasi Zebra kita ada empat shift, kita mulai pagi jam 8 sampai 10, abis itu break, main lagi jam 1 sampai 2 jam lagi. Kita ada operasi malam dan dini hari," ujar Bag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKP Eko Apriyanto saat ditemui kumparan (kumparan.com) disela-sela Operasi Zebra di Jl. Ancol Timur, Jakarta Utara (7/11).
Lebih lanjut, ia menjelaskan Operasi Zebra malam dan dini hari, juga ditujukan untuk menekan pelanggaran seperti, balapan liar. Operasi sendiri dimulai pukul 19.00 WIB - 23.00 WIB. Kemudian, lanjut dini hari, pukul 24.00 WIB hingga 04.00 WIB.

Dari data hingga hari ke-6, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menindak 55.447 tilang dan 5.502 mendapat surat teguran. Data tersebut menunjukan jumlah pelanggaran naik 47% dibandingkan 2016 hanya 37.065 tilang.
"Kami menghimbau agar pengedara roda dua atau empat lebih memperhatikan keselamatan lalu lintas, agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain sehingga dapat menekan kecelakaan," ujarnya AKP Eko Apriyanto.


Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah menggelar Operasi Zebra mulai tanggal 1 hingga 14 November mendatang. Operasi ini bertujuan untuk menggalakan tertib lalu lintas bagi pengendara.
Operasi Zebra yang digelar oleh Polda Metro Jaya digelar sebanyak empat kali sehari dengan durasi dua sampai empat jam. Sesi pertama, jam 08.00 WIB - 10.00 WIB. Sesi kedua, jam 13.00 WIB - 15.00 WIB.

"Operasi Zebra kita ada empat shift, kita mulai pagi jam 8 sampai 10, abis itu break, main lagi jam 1 sampai 2 jam lagi. Kita ada operasi malam dan dini hari," ujar Bag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKP Eko Apriyanto saat ditemui kumparan (kumparan.com) disela-sela Operasi Zebra di Jl. Ancol Timur, Jakarta Utara (7/11).
Lebih lanjut, ia menjelaskan Operasi Zebra malam dan dini hari, juga ditujukan untuk menekan pelanggaran seperti, balapan liar. Operasi sendiri dimulai pukul 19.00 WIB - 23.00 WIB. Kemudian, lanjut dini hari, pukul 24.00 WIB hingga 04.00 WIB.

Dari data hingga hari ke-6, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menindak 55.447 tilang dan 5.502 mendapat surat teguran. Data tersebut menunjukan jumlah pelanggaran naik 47% dibandingkan 2016 hanya 37.065 tilang.Dari data hingga hari ke-6, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menindak 55.447 tilang dan 5.502 mendapat surat teguran. Data tersebut menunjukan jumlah pelanggaran naik 47% dibandingkan 2016 hanya 37.065 tilang.
"Kami menghimbau agar pengedara roda dua atau empat lebih memperhatikan keselamatan lalu lintas, agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain sehingga dapat menekan kecelakaan," ujarnya AKP Eko Apriyanto.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah menggelar Operasi Zebra mulai tanggal 1 hingga 14 November mendatang. Operasi ini bertujuan untuk menggalakan tertib lalu lintas bagi pengendara.
Operasi Zebra yang digelar oleh Polda Metro Jaya digelar sebanyak empat kali sehari dengan durasi dua sampai empat jam. Sesi pertama, jam 08.00 WIB - 10.00 WIB. Sesi kedua, jam 13.00 WIB - 15.00 WIB.
Operasi Zebra yang digelar oleh Polda Metro Jaya digelar sebanyak empat kali sehari dengan durasi dua sampai empat jam. Sesi pertama, jam 08.00 WIB - 10.00 WIB. Sesi kedua, jam 13.00 WIB - 15.00 WIB.
Operasi Zebra yang digelar oleh Polda Metro Jaya digelar sebanyak empat kali sehari dengan durasi dua sampai empat jam. Sesi pertama, jam 08.00 WIB - 10.00 WIB. Sesi kedua, jam 13.00 WIB - 15.00 WIB.Operasi Zebra yang digelar oleh Polda Metro Jaya digelar sebanyak empat kali sehari dengan durasi dua sampai empat jam. Sesi pertama, jam 08.00 WIB - 10.00 WIB. Sesi kedua, jam 13.00 WIB - 15.00 WIB.
"Operasi Zebra kita ada empat shift, kita mulai pagi jam 8 sampai 10, abis itu break, main lagi jam 1 sampai 2 jam lagi. Kita ada operasi malam dan dini hari," ujar Bag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKP Eko Apriyanto saat ditemui kumparan (kumparan.com) disela-sela Operasi Zebra di Jl. Ancol Timur, Jakarta Utara (7/11)."Operasi Zebra kita ada empat shift, kita mulai pagi jam 8 sampai 10, abis itu break, main lagi jam 1 sampai 2 jam lagi. Kita ada operasi malam dan dini hari," ujar Bag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKP Eko Apriyanto saat ditemui kumparan (kumparan.com) disela-sela Operasi Zebra di Jl. Ancol Timur, Jakarta Utara (7/11).Operasi Zebra yang digelar oleh Polda Metro Jaya digelar sebanyak empat kali sehari dengan durasi dua sampai empat jam. Sesi pertama, jam 08.00 WIB - 10.00 WIB. Sesi kedua, jam 13.00 WIB - 15.00 WIB.

"Operasi Zebra kita ada empat shift, kita mulai pagi jam 8 sampai 10, abis itu break, main lagi jam 1 sampai 2 jam lagi. Kita ada operasi malam dan dini hari," ujar Bag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya, AKP Eko Apriyanto saat ditemui kumparan (kumparan.com) disela-sela Operasi Zebra di Jl. Ancol Timur, Jakarta Utara (7/11).
Lebih lanjut, ia menjelaskan Operasi Zebra malam dan dini hari, juga ditujukan untuk menekan pelanggaran seperti, balapan liar. Operasi sendiri dimulai pukul 19.00 WIB - 23.00 WIB. Kemudian, lanjut dini hari, pukul 24.00 WIB hingga 04.00 WIB.
Lebih lanjut, ia menjelaskan Operasi Zebra malam dan dini hari, juga ditujukan untuk menekan pelanggaran seperti, balapan liar. Operasi sendiri dimulai pukul 19.00 WIB - 23.00 WIB. Kemudian, lanjut dini hari, pukul 24.00 WIB hingga 04.00 WIB.
Lebih lanjut, ia menjelaskan Operasi Zebra malam dan dini hari, juga ditujukan untuk menekan pelanggaran seperti, balapan liar. Operasi sendiri dimulai pukul 19.00 WIB - 23.00 WIB. Kemudian, lanjut dini hari, pukul 24.00 WIB hingga 04.00 WIB.Lebih lanjut, ia menjelaskan Operasi Zebra malam dan dini hari, juga ditujukan untuk menekan pelanggaran seperti, balapan liar. Operasi sendiri dimulai pukul 19.00 WIB - 23.00 WIB. Kemudian, lanjut dini hari, pukul 24.00 WIB hingga 04.00 WIB.

Dari data hingga hari ke-6, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menindak 55.447 tilang dan 5.502 mendapat surat teguran. Data tersebut menunjukan jumlah pelanggaran naik 47% dibandingkan 2016 hanya 37.065 tilang.
Dari data hingga hari ke-6, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menindak 55.447 tilang dan 5.502 mendapat surat teguran. Data tersebut menunjukan jumlah pelanggaran naik 47% dibandingkan 2016 hanya 37.065 tilang.
Dari data hingga hari ke-6, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menindak 55.447 tilang dan 5.502 mendapat surat teguran. Data tersebut menunjukan jumlah pelanggaran naik 47% dibandingkan 2016 hanya 37.065 tilang.Dari data hingga hari ke-6, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menindak 55.447 tilang dan 5.502 mendapat surat teguran. Data tersebut menunjukan jumlah pelanggaran naik 47% dibandingkan 2016 hanya 37.065 tilang.
"Kami menghimbau agar pengedara roda dua atau empat lebih memperhatikan keselamatan lalu lintas, agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain sehingga dapat menekan kecelakaan," AKP Eko Apriyanto.
"Kami menghimbau agar pengedara roda dua atau empat lebih memperhatikan keselamatan lalu lintas, agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain sehingga dapat menekan kecelakaan,"ujarnya AKP Eko Apriyanto
"Kami menghimbau agar pengedara roda dua atau empat lebih memperhatikan keselamatan lalu lintas, agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain sehingga dapat menekan kecelakaan,"ujarnya AKP Eko Apriyanto
"Kami menghimbau agar pengedara roda dua atau empat lebih memperhatikan keselamatan lalu lintas, agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain sehingga dapat menekan kecelakaan,"ujarnya AKP Eko Apriyanto"Kami menghimbau agar pengedara roda dua atau empat lebih memperhatikan keselamatan lalu lintas, agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain sehingga dapat menekan kecelakaan,"ujarnya AKP Eko Apriyanto
"Kami menghimbau agar pengedara roda dua atau empat lebih memperhatikan keselamatan lalu lintas, agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain sehingga dapat menekan kecelakaan,"ujarnya AKP Eko Apriyanto.
