Konten dari Pengguna

Investasi Reksa Dana bagi Pemula

Bilal Abdul mukti

Bilal Abdul mukti

Mahasiswa ITB AHMAD DAHLAN

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bilal Abdul mukti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi reksadana. sumber : pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi reksadana. sumber : pixabay.com

Berbicara soal investasi tentu ada yang namanya untung dan rugi. Apalagi bagi yang pemula, tentunya harus mengenal dan mengetahui berbagai resiko dari investasi. Reksadana masih menjadi pilihan yang tepat bagi para investor pemula, Karena instrumen ini bisa dimulai dengan modal yang terjangkau, memiliki risiko yang cenderung kecil, dan mudah untuk diversifikasi.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana atau modal yang asalnya dari investor dan diinvestasikan dalam bentuk portofolio investasi. Aturan reksadana ini tertera di Undang-Undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995. Tidak perlu khawatir lagi untuk berinvestasi reksadana karena sudah terdata di pemerintah dan bersifat resmi.

Bagi pemula yang akan berinvestasi, dalam reksadana tentu tidak bekerja sendiri, melainkan dibantu oleh manajer investasi. Dan biasanya manajer investasi akan memilihkan instrumen investasi apa yang paling sesuai dengan jumlah dana serta tujuan anda.

Dalam investasi reksadana, manajer investasi berperan untuk melakukan pengelolaan terhadap modal yang telah dihimpun dari para investor, kemudian menempatkannya pada surat berharga seperti; saham, obligasi, pasar uang, dan lainnya.

Zaman sekarang tentu investasi bisa dilakukan secara online melalui aplikasi reksadana ataupun situs belaja online atau e-commerce. Dan modalnya pun mulai dari Rp 10 ribu.

Berikut adalah contoh reksadana yang bagus untuk pemula:

  1. Reksadana pasar uang

  2. Reksadana pendapatan tetap

  3. Reksadana campuran

  4. Reksadana saham

  5. Reksadana indeks

  6. Reksadana terproteksi

Setelah mengetahui jenis-jenis reksadana yang banyak, maka carilah tujuan anda. Hindari memilih reksadana karena ingin keuntungan yang besar dan hindari investasi yang tidak sesuai dengan karakteristik anda. Setelah menentukan semuanya, maka jalan anda akan lebih terarahkan dengan baik sesuai kebutuhan dan apa yang direncanakan.