Konten dari Pengguna

Kenapa Harus Investasi Sejak Muda?

Bilal Abdul mukti

Bilal Abdul mukti

Mahasiswa ITB AHMAD DAHLAN

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Bilal Abdul mukti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi investasi. sumber: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi investasi. sumber: pixabay.com

Ketika kita masih muda mungkin kita merasa bahwa investasi itu tidak penting, lebih baik menikmati hidup dulu atau menunggu bila sudah mempunyai gaji yang tinggi. Pola pikir tersebut lah yang membuat kebanyakan anak muda menunda untuk berinvestasi.

Ketika membahas investasi tentu waktu merupakan teman terbaik. Bila kamu mampu menggunakannya dengan baik, maka akan menjadi sebuah keuntungan terbesar dalam membangun kekayaan jangka panjang.

Selain menabung, berinvestasi merupakan cara untuk mengamankan kondisi keuangan di masa depan. Ada berbagai intrumen investasi yang dapat dipilih misalnya obligasi negara, reksadana, emas, dan properti. Mungkin kamu bingung harus memulai dari mana, tetapi kini semuanya sudah sangat mudah dilakukan. Terlebih investasi tersebut tidak membutuhkan banyak modal, cukup dengan uang 100 ribu kamu bisa memulai berinvestasi.

Meskipun dalam modal yang kecil namun jika dimulai sejak masih muda tentu akan banyak mendapatkan manfaat nantinya. Dengan usia yang muda tentu kamu mempunyai banyak waktu untuk melakukan investasi. Berikut adalah alasan mengapa anak muda harus mulai berinvestasi;

  1. Menciptakan sumber keuangan baru

  2. Tambahan dana pensiun

  3. Penghasilan pasif

  4. Menjadikan uang produktif

Dalam berinvestasi tentu memiliki sebuah risiko namun itu tergantung dengan jenis produk apa yang diinvestasikan. Tujuan dari investasi sendiri dapat dipengaruhi oleh jangka waktu yang dipilihnya, apakah jangka panjang atau jangka pendek.

Investasi jangka panjang sendiri berguna untuk menyiapkan harta untuk masa depan karena keuntungan pasti akan meningkat seiring waktu berjalan. Sedangkan investasi jangka pendek bertujuan seperti untuk menikah, liburan ataupun dana darurat.