Mengenal Apa Itu Crypto Wallet

Mahasiswa ITB AHMAD DAHLAN
Tulisan dari Bilal Abdul mukti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bitcoin serta cryptocurrency terbilang sedang famous saat ini. Cryptocurrency merupakan mata uang digital terdesentralisasi yang dikembangkan dengan teknologi blockchain. Mata uang ini umum digunakan untuk melakukan sebuah transaksi virtual dalam jaringan internet. Crypto pun disimpan dalam dompet digital yang disebut crypto wallet. Tentu penting memiliki wallet crypto yang berfungsi untuk mampu menyimpan dan mengontrol koin kamu pribadi.
Menurut definisi teknis wallet crypto merupakan software program untuk menyimpan private key dan public key secara berpasangan yang memungkinkan kamu mengirim dan menerima cryptocurrency dan memungkinkan kamu untuk memantau assetmu.
Wallet crypto digunakan untuk menyimpan crypto dan transfer aset tetapi harus memiliki alamat wallet orang lain. Wallet crypto pun memiliki data dan informasi mengenai wallet yang kita miliki dan memungkinkan kita untuk mengaksesnya. Crypto wallet ini sebenarnya tidak menyimpan mata uang crypto, sebab kepemilikan semua jenis mata uang tersebut berada di jaringan blockchain.
Wallet tersebut pun berisi kunci kode privat dan publik yang terhubung dengan blockchain untuk memudahkan transaksi menerima dan mengirim. Data transaksi crypto kita semuanya ada di blockchain.
Selain digunakan untuk menerima dan mengirim, wallet ini pun bisa dipakai untuk menghubungkan kalian ke bursa terdesentralisasi seperti uniswap atau pancakeswap yang bertujuan jika kalian beli dan sudah connect dananya langsung dikurangin dan transaksi bisa selesai.
Wallet ini pun memiliki berbagai jenis, namun yang umumnya dikenal adalah hot wallet atau cold wallet.
Hot wallet merupakan dompet yang tidak memiliki fisik dan memiliki wujud digital, hot wallet ini langsung tersambung dengan internet berbeda dengan cold wallet. Hot wallet lebih sering digunakan di pasar crypto dikarenakan lebih umum dan tidak memerlukan pembelian lagi untuk perangkatnya, hot wallet pun terbagi atas; dekstop wallet dan mobile wallet.
Cold wallet merupakan kebalikannya dari hot wallet, jika pada hot wallet tidak memiliki fisik maka di cold wallet ada bentuk fisiknya, umumnya seperti USB atau hard disk. Dan cold wallet ini tidak terhubung ke internet sehingga meminimalisasi adanya peretasan. Contoh cold wallet yaitu; ledger dan trezor.
Di Indonesia sendiri memiliki contoh crypto wallet yang sudah digunakan oleh banyak orang. Contoh tersebut antara lain: Electrum, indodax, pintu, dan exodus.
