Pancasila Sebagai Pedoman Hidup

Mahasiswa Pendidikan Sejarah, Universitas Jember
Konten dari Pengguna
15 April 2022 17:33
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Erick Yusuf Reza tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pancasila Sebagai Pedoman Hidup (30501)
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi Pribadi (Patung Pancasila, Jalan Dieng Lumajang , Jawa Timur)
ADVERTISEMENT
Dengan perkembangan dari sebuah teknologi yang semakin pesat ini yang akhirnya mewajibkan kita semua agar dapat hidup dengan menyeimbangi suatu teknologi. Dengan perkembangan teknologi yang amat pesat ini tidak luput dikarenakan adanya sebuah proses dari globalisasi.
ADVERTISEMENT
Proses dari globalisasi inilah yang akhirnya memberikan beberapa pengaruh terhadap manusia, dalam sisi yang positif atau negatif. Globalisasi juga dapat mempermudah kita untuk komunikasi meskipun jarak jauh.
Tetapi pastinya dengan globalisasi ini juga akan menimbulkan dampak yang buruk, khususnya bagi bangsa Indonesia. Dampak buruk ini diantaranya adanya budaya asing yang masuk sangat diminati oleh masyarakat Indonesia dan budaya Indonesia sendiri tidak dilestarikan sehingga budaya bangsa Indonesia lama-kelamaan akan luntur.
Ada juga dampak buruk yang lain seperti perubahan pada perilaku masyarakat Indonesia yang dapat terjadi karena globalisasi. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, alangkah baiknya kita sebagai generasi penerus bangsa harus berperan penting dalam hal ini.
Adanya globalisasi ini kita harus mengamalkan nilai-nilai pancasila dengan baik dengan harapan mampu beradaptasi dengan pengaruh dari globalisasi ini. Untuk bertahan pada masa perubahan yang terjadi kini diperlukan adanya suatu ideologi sebagai dasar dalam berperilaku.
ADVERTISEMENT
Ideologi sendiri merupakan kumpulan dari gagasan / ide dan keyakinan yang sistematis dengan mengatur dari pola tingkah laku dari sekelompok manusia. Di dalam ideologi terdapat beberapa dimensi diantaranya yaitu idealitas, realitas dan fleksibilitas.
Bangsa Indonesia sendiri telah memiliki ideologi terbuka yaitu Pancasila yang bersifat tetap dan telah mampu berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Ideologi bangsa Indonesia ini memiliki fungsi yaitu untuk memperjelas arah bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Untuk filsafat sendiri memiliki arti yaitu kebijaksanaan yang bersifat rasional. Pancasila sebagai sistem yaitu pada tiap-tiap sila pancasila ini tidak dapat berdiri sendiri. Sila-sila pancasila ini yaitu satu kesatuan yang bulat dan bersifat utuh, dalam arti bahwa pancasila tersebut tidak dapat dipisahkan dan tidak bertentangan.
ADVERTISEMENT
Sebagai filsafat, pancasila ini merupakan pemikiran-pemikiran tentang bangsa dan negara. Artinya setiap aspek-aspek kehidupan dalam berbangsa ini harus didasarkan dengan nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kebijaksanaan dan keadilan.
Pancasila sebagai pengembangan ilmu, berarti kelima sila dari pancasila ini merupakan suatu pedoman dan landasan untuk mengembangkan suaatu ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan ini tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang tercantum pada pancasila.
Pancasila sebagai pengembangan ilmu ini dikarenakan kerusakan terhadap lingkungan dengan ditimbulkannya oleh suatu perkembangan teknologi dan perubahan dari perilaku masyarakat. Dengan adanya perkembangan ilmu tentunya akan memberikan suatu tantangan terhadap generasi-generasi penerus.
Tak hanya itu, globalisasi telah menyebabkan beberapa budaya asing masuk ke dalam bangsa Indonesia yang akhirnya pancasila diperlukan sebagai landasan untuk menyaring nilai yang tidak sesuai.
ADVERTISEMENT
Kesimpulannya, dengan perkembangan dari sebuah teknologi yang semakin pesat ini yang akhirnya mewajibkan kita semua agar dapat hidup dengan menyeimbangi suatu teknologi. Dengan demikian, kita sebagai generasi penerus sangat diharapkan untuk mampu dalam mempelajari, memahami dan mengamalkan nilai dari pancasila untuk mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang sesuai dengan nilai pancasila.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020