Konten dari Pengguna

AI Mengubah Cara Bekerja, SDM Dituntut Naik Kelas

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rasya Febry Ridwan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber: AI dan perubahan dunia kerja Shutterstock: Future of Workforce⁠.
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: AI dan perubahan dunia kerja Shutterstock: Future of Workforce⁠.

Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai mengubah cara manusia bekerja. Berbagai pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara manual kini dapat dibantu oleh teknologi, mulai dari mengolah data, membuat laporan, menyusun konten, hingga membantu proses pelayanan kepada pelanggan.

Perubahan tersebut tidak berarti manusia tidak lagi dibutuhkan. Justru sebaliknya, kehadiran AI membuat sumber daya manusia (SDM) dituntut memiliki kemampuan yang lebih tinggi. Pekerja tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis yang sudah dimiliki, tetapi juga perlu mampu beradaptasi dengan teknologi dan terus mengembangkan keterampilan.

AI Mengubah Pola Kerja

AI dapat membantu pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien. Pekerjaan yang membutuhkan waktu lama untuk dikerjakan secara manual dapat diselesaikan dengan bantuan teknologi dalam waktu yang lebih singkat.

Dalam dunia kerja, AI dapat digunakan untuk membantu menganalisis data, mencari informasi, membuat rangkuman, menyusun ide, hingga mengotomatisasi pekerjaan yang bersifat berulang. Dengan demikian, tenaga kerja dapat lebih banyak mencurahkan waktu untuk pekerjaan yang membutuhkan pemikiran, kreativitas, komunikasi, dan pengambilan keputusan.

Namun, penggunaan AI juga membawa perubahan terhadap jenis keterampilan yang dibutuhkan perusahaan. Kemampuan menggunakan teknologi menjadi semakin penting, tetapi tetap harus diimbangi dengan kemampuan manusia yang tidak mudah digantikan oleh mesin.

SDM Dituntut Terus Belajar

Di tengah perkembangan teknologi yang cepat, kemampuan untuk belajar menjadi salah satu modal penting bagi tenaga kerja. Karyawan perlu memiliki kemauan untuk mempelajari teknologi baru dan memahami bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan secara tepat dalam pekerjaan.

Kemampuan seperti berpikir kritis, memecahkan masalah, berkomunikasi, bekerja sama, dan beradaptasi menjadi semakin penting. AI dapat memberikan informasi dan membantu menyelesaikan tugas, tetapi manusia tetap perlu menentukan tujuan, menilai hasil, serta memastikan keputusan yang diambil sesuai dengan kebutuhan.

Karena itu, peningkatan kompetensi SDM tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan aplikasi atau perangkat digital. Yang tidak kalah penting adalah kemampuan memahami masalah dan menggunakan teknologi sebagai alat untuk menghasilkan solusi.

AI Bukan Pengganti Manusia Sepenuhnya

Kekhawatiran bahwa AI akan mengambil alih seluruh pekerjaan manusia menjadi salah satu pembahasan yang sering muncul. Namun, perkembangan teknologi juga dapat menciptakan perubahan dalam jenis pekerjaan dan cara manusia menjalankan pekerjaannya.

Pekerjaan yang bersifat rutin dan berulang memang semakin mudah diotomatisasi. Di sisi lain, kebutuhan terhadap pekerjaan yang membutuhkan kreativitas, empati, kepemimpinan, komunikasi, dan penilaian manusia tetap memiliki peran penting.

Dengan demikian, tantangan terbesar bukan sekadar apakah AI akan menggantikan manusia, tetapi apakah manusia mampu beradaptasi dengan perubahan yang dibawa oleh AI.

Perusahaan Juga Memiliki Peran

Peningkatan kualitas SDM tidak hanya menjadi tanggung jawab pekerja. Perusahaan juga perlu memberikan kesempatan kepada karyawan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan.

Pelatihan mengenai teknologi, literasi digital, keamanan data, hingga cara menggunakan AI secara bertanggung jawab dapat membantu karyawan menghadapi perubahan dunia kerja.

Perusahaan yang mampu menggabungkan teknologi dengan kemampuan manusia dapat menciptakan pola kerja yang lebih efektif. AI digunakan untuk membantu pekerjaan, sementara manusia tetap memegang peran dalam menentukan arah, mengambil keputusan, dan menjaga kualitas hasil kerja.

Naik Kelas Bersama Teknologi

Perubahan akibat AI seharusnya tidak hanya dilihat sebagai ancaman, tetapi juga sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas SDM. Teknologi dapat menjadi alat yang membantu manusia bekerja lebih cepat, sementara manusia dapat berfokus pada pekerjaan yang membutuhkan kemampuan berpikir dan kreativitas.

Pada akhirnya, masa depan dunia kerja bukan hanya tentang siapa yang mampu menggunakan AI, tetapi juga siapa yang mampu belajar, beradaptasi, dan bekerja bersama teknologi.

AI mungkin mengubah cara manusia bekerja. Namun, kualitas manusia tetap menjadi faktor penting dalam menentukan bagaimana teknologi tersebut digunakan. Karena itu, SDM perlu terus naik kelas: dari sekadar mampu bekerja menjadi mampu beradaptasi, berpikir kritis, dan menciptakan nilai di tengah perubahan teknologi.

Ditulis oleh: Rasya Febry Ridwan,

Mahasiswa Manajemen Universitas Pamulang