Kumparan Logo

Bahlil: Kontrak Sudah Deal, Minyak Rusia Segera Dikirim ke RI

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Foto: Kementerian ESDM
zoom-in-whitePerbesar
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Foto: Kementerian ESDM

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan impor minyak mentah atau crude oil dari Rusia segera direalisasikan.

Kontrak pembelian minyak sudah disepakati dan saat ini proses tinggal membahas teknis pengiriman menuju Tanah Air.

“Secara deal sudah, kontrak sudah, sekarang bicara tentang teknik pengirimannya, dan mungkin 1-2 minggu ini sudah bisa ya,” ujar Bahlil di kantornya, Jakarta.

Mengimpor minyak mentah Rusia jadi bagian dari strategi pemerintah menjaga ketahanan energi nasional, di tengah ketidakpastian geopolitik global dan fluktuasi pasokan energi dunia. Pemerintah berkomitmen melakukan impor minyak Rusia secara bertahap hingga akhir 2026 dengan total mencapai 150 juta barel.

instagram embed

Bahlil mengatakan, prioritas utama saat ini adalah memastikan seluruh kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional tetap aman dan tersedia untuk masyarakat maupun sektor industri.

“Bagi saya yang paling penting adalah semua stok kita ada. Dan untuk (minyak mentah) Rusia sebentar lagi masuk ya,” katanya.

Meski memastikan pengiriman akan segera dilakukan, Bahlil belum merinci volume minyak mentah yang akan masuk pada tahap awal maupun kilang domestik yang akan mengolah crude tersebut.

Pemerintah saat ini fokus menjaga ketersediaan berbagai jenis BBM di tengah kondisi global yang masih bergejolak, mulai dari solar hingga bensin dengan berbagai angka oktan.v