BI Catat Indeks Keyakinan Konsumen Naik Jadi 118,5 pada Agustus 2026

Bank Indonesia (BI) melaporkan Survei Konsumen Bank Indonesia pada periode Agustus 2026. Laporan ini menunjukkan adanya peningkatan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi dibandingkan bulan sebelumnya.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan Tren positif tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Agustus 2026 yang bertahan di zona optimis pada level 118,5.
“Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen Agustus 2026 yang berada pada level optimis sebesar 118,5, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks Juli 2026 sebesar 116,8,” kata Ramdan melalui keterangannya, Rabu (9/9).
Ramdan melanjutkan, penguatan optimisme konsumen pada periode tersebut didorong oleh kenaikan dua komponen utamanya, yakni Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). Ramdan mencatat IKE berada di level 109,4 dan IEK menyentuh angka 127,6.
“Lebih tinggi dibandingkan dengan indeks Juli 2026 sebesar 107,9 dan 125,7,” lanjut Ramdan.
Berdasarkan Laporan Survei Konsumen Agustus 2026, BI mencatat keyakinan konsumen pada Agustus 2026 mengalami peningkatan di sebagian besar kelompok pengeluaran. Tingkat keyakinan tertinggi berada pada responden dengan pengeluaran di atas Rp 5 juta, yaitu sebesar 123,9. Sementara jika dilihat dari segi usia, kelompok responden berusia 20 hingga 30 tahun mencatatkan keyakinan tertinggi dengan indeks mencapai 123,3.
“Secara spasial, IKK mengalami peningkatan tertinggi di Mataram, Bandung, dan Medan. Sementara penurunan IKK terbesar terjadi di wilayah Padang, Surabaya, dan Banten,” tulis BI.
Di sisi lain, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini juga menunjukkan penguatan. Hal tersebut terlihat dari peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) Agustus 2026 yang naik menjadi 109,4 dari posisi bulan sebelumnya yang sebesar 107,9, sehingga tetap berada di zona optimis.
BI mencatat, kenaikan IKE ini dipicu oleh pertumbuhan komponen penyusunnya, yakni Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) yang naik menjadi 104,1 serta Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (Durable Goods) yang menguat ke level 106,1. Adapun Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) masih bertahan di level optimis sebesar 118,0.
“Secara spasial, IKE mengalami peningkatan tertinggi di Bandung, Jakarta, dan Medan, sementara penurunan terbesar terjadi di Padang, Surabaya, dan Manado,” lanjut BI.
Terkait dengan penghasilan saat ini, keyakinan konsumen terpantau tetap solid di seluruh kategori pengeluaran. Kelompok responden dengan pengeluaran di atas Rp 5 juta mencatatkan indeks tertinggi sebesar 125,9.
“Berdasarkan kelompok usia, indeks tertinggi tercatat pada kelompok usia 20-30 tahun, yaitu sebesar 123,8,” sebut BI dalam dokumen tersebut.
