Garuda Indonesia Group-Pelita Air Kembali Terbang dari Soetta Usai Penutupan

Maskapai penerbangan nasional sudah kembali beroperasi bertahap, setelah sempat batal terbang selama hampir dua hari. Penerbangan di sejumlah bandara disetop imbas paparan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.
Berdasarkan NOTAM terbaru, bandara yang melayani penerbangan komersial seperti Soetta, Halim Perdanakusuma, dan Husein Sastranegara telah dibuka.
Sementara untuk Bandara Radin Inten II masih ditutup hingga pukul 10.00 WIB.
Garuda Indonesia
Dalam unggahan Instagram resmi, Garuda Indonesia mengatakan bahwa pembukaan layanan penerbangan dilakukan bertahap dengan tetap memprioritaskan keselamatan awak dan penumpang.
“Seiring dibukanya kembali operasional bandara, Garuda Indonesia mulai melayani penerbangan dari dan menuju Jakarta secara bertahap pada Selasa (8/9) mulai pukul 00.01 WIB,” kata manajemen.
Setiap penerbangan, lanjut manajemen, dioperasikan setelah melalui asesmen keselamatan dan inspeksi kelaikan pesawat terhadap potensi dampak sebaran abu vulkanik, serta berdasarkan hasil koordinasi dengan otoritas terkait.
Perusahaan mengimbau bagi pemegang tiket Garuda Indonesia untuk hari ini sejak 00.01 dapat hadir di bandara 3 jam sebelum jadwal keberangkatan untuk memastikan kelancaran proses perjalanan.
Citilink Indonesia
Anak perusahaan Garuda Indonesia, PT Citilink Indonesia, juga memulai kembali layanan penerbangan dari dan menuju Bandara Soetta, Halim Perdanakusuma, dan Husein Sastranegara.
“Citilink mengoperasikan kembali penerbangan dari dan menuju Jakarta dan Bandung secara bertahap mulai Selasa, 8 September 2026 pukul 07.00 WIB,” kata Corporate Secretary & CSR Group Head Citilink, Tashia Scholz, dalam keterangannya.
Tashia menyebutkan, operasional penerbangan dilakukan secara bertahap setelah melalui asesmen keselamatan dan mempertimbangkan kondisi terkini terkait sebaran abu vulkanik.
Bagi penumpang yang memiliki penerbangan mulai 8 September 2026 pukul 07.00 WIB diimbau untuk melakukan pengecekan status penerbangan secara berkala melalui website maupun aplikasi Citilink dan hadir di bandara 3 jam sebelum keberangkatan.
Pelita Air Service
Sementara itu, Pelita Air juga kembali melayani penerbangan dari dan ke Jakarta mulai 8 September 2026.
Manager Corporate Communication Pelita Air, Baskoro Adiwiyono, mengatakan hal ini dilakukan setelah Pelita Air memastikan kesiapan layanan dengan tetap mengacu pada perkembangan kondisi operasional serta arahan otoritas penerbangan terkait.
“Dalam menghadapi dinamika operasional penerbangan, Pelita Air terus berkoordinasi secara intensif dengan regulator, pengelola bandara, AirNav Indonesia, serta seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memastikan setiap penerbangan dapat dilaksanakan secara aman, selamat, dan nyaman,” jelasnya dalam keterangan tertulis.
Pelanggan diimbau untuk secara berkala memeriksa pesan WhatsApp resmi Pelita Air melalui nomor 0822-4014-2270, serta memastikan informasi perjalanan yang diterima berasal dari kanal resmi Pelita Air.
TransNusa
Maskapai TransNusa baru membuka lagi penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta. Sembari melakukan pengecekan pasca-abu vulkanik, sudah ada 12 penerbangan yang disiapkan bertahap hari ini.
"Baru mulai yang CGK dan masih terus lakukan maintenance cek pasca-abu vulkanik. Kemungkinan hari ini bertahap 12 flight setelah memastikan pesawat laik udara," tulis manajemen.
Lion Group
Lion Group juga menyampaikan dari dan menuju Jakarta mulai dibuka kembali secara bertahap melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) dan Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma (HLP).
Pembukaan kembali ini mengikuti pemberitahuan resmi otoritas penerbangan dan perkembangan kondisi wilayah udara di sekitar Jakarta. Pembukaan penerbangan dilakukan secara bertahap karena kondisi setiap penerbangan perlu dinilai berdasarkan perkembangan abu vulkanik dan kesiapan operasional.
Pertimbangan tersebut mencakup kondisi wilayah udara, kesiapan bandar udara dan fasilitas pendukung, kondisi pesawat, serta kesiapan awak pesawat.
Sriwijaya Air Group
Maskapai Sriwijaya Grup juga memastikan penerbangan dengan pesawat Sriwijaya Air dan Nam Air dari dan ke Bandara Soekarno Hatta juga telah dibuka bertahap.
