Kumparan Logo

Harga Komoditas: Minyak Mentah Turun 1,8 Persen, Batu Bara Naik 1,5 Persen

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah kapal tongkang bermuatan batu bara melintas perairan Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (6/11/2024). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kapal tongkang bermuatan batu bara melintas perairan Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (6/11/2024). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Harga komoditas bervariasi pada penutupan perdagangan Selasa (30/6). Minyak mentah, Crude Palm Oil (CPO) dan nikel terpantau mengalami penurunan harga, sebaliknya harga batu bara dan timah menguat.

Minyak Mentah

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent ditutup turun 23 sen atau 0,3 persen menjadi USD 72,92 per barel. Sementara itu, minyak mentah AS atau West Texas Intermediate (WTI) turun USD 1,25 atau 1,8 persen menjadi USD 69,50 per barel.

Kontrak berjangka Brent untuk pengiriman Agustus berakhir pada Selasa dan selanjutnya akan digantikan oleh kontrak pengiriman September, yang diperdagangkan di kisaran USD 73,31 per barel.

Batu Bara

Harga batu bara naik pada penutupan perdagangan Selasa (30/6). Berdasarkan laman ICE Newcastle, harga batu bara naik 1,53 persen untuk pengiriman Juli 2026 menjadi USD 129,65 per ton.

CPO

Harga CPO mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Selasa (30/6). Berdasarkan situs Trading Economics, harga CPO turun tipis 0,92 persen berada di MYR 4.546 per ton.

Nikel

Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel turun 0,15 persen menjadi USD 16.287 per ton.

Timah

Di sisi lain, harga timah terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Selasa (30/6). Harga timah berdasarkan situs LME naik 2,37 persen menjadi USD 51.570 per ton.