Harga Minyak Naik ke USD 104,51 per Barel, Timah Melesat 3,4% Jadi USD 55.708
ยทwaktu baca 2 menit

Harga komoditas terpantau kompak mengalami kenaikan harga, baik minyak mentah, Crude Palm Oil (CPO), timah, nikel hingga batu bara.
Harga minyak mentah menguat pada perdagangan awal Asia, Selasa (12/5), setelah negosiasi untuk mengakhiri perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dinilai masih rentan. Respons Teheran terhadap proposal Washington juga memperlihatkan adanya perbedaan signifikan, sehingga memicu kekhawatiran pasar terhadap pasokan minyak global.
Harga minyak mentah Brent berjangka naik 30 sen, atau 0,29 persen, menjadi USD 104,51 per barel, sementara minyak mentah AS atau West Texas Intermediate naik 31 sen, atau 0,32 persen, menjadi USD 98,38 pada pukul 00.02 GMT. Kedua patokan tersebut meningkat hampir 2,8 persen pada hari Senin (11/5).
Batu Bara
Sedangkan harga batu bara sedikit naik pada penutupan perdagangan Senin (8/5). Harga batu bara ICE Newcastle berdasarkan situs Barchart ditutup menguat 1,45 persen menjadi USD 136,40 per ton.
CPO
Harga minyak kelapa sawit atau CPO juga naik tipis pada penutupan perdagangan Senin (11/5). Berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO naik 0,24 persen menjadi MYR 4.516 per ton.
Nikel
Adapun harga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Senin. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel naik 0,91 persen menjadi USD 19.253 per ton.
Timah
Harga timah juga terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Senin. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah naik 3,4 persen dan menetap di USD 55.708 per ton.
