Kumparan Logo

IHSG Diproyeksi Melemah ke Level 6.611, Simak Rekomendasi Saham Ini

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025).  Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak melemah pada level 6.611-6.552 pada pembukaan perdagangan Kamis (10/9). Sebelumnya, pada Rabu (9/9), IHSG ditutup melemah 38,95 poin (0,58 persen) ke level 6.647,5.

“IHSG pada Kamis, 10 September 2026 diperkirakan mixed dengan kecenderungan defensive, bahkan masih dapat mempertahankan struktur bullish-nya, didukung struktur fondasi domestik yang solid meski dibayangi ketidakpastian bursa global dan ketegangan geopolitik,” kata Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta, dalam keterangannya, Kamis (10/9).

Dari sisi global, Nafan menjelaskan, headwind bagi IHSG ialah yield Treasury 10 tahun telah naik ke level 4,845% dan berada di level tertinggi sejak November 2023. Pasar obligasi AS mengalami aksi sell-off setelah Kementerian Keuangan AS atau US Treasury mengumumkan rencana buyback obligasi tenor 10 hingga 20 tahun hanya sebesar USD 6 miliar.

DI sisi lain, melonjaknya harga minyak mentah Brent ke level USD 101,68 per barel akibat meningkatnya ketegangan militer antara AS dan Iran di Selat Hormuz. Kenaikan harga energi sebesar 28 persen sejak awal Agustus, katanya, memicu inflationary pressure baru.

“Lonjakan biaya energi berpotensi meningkatkan beban biaya bagi konsumen maupun korporasi, sekaligus memperbesar probabilitas bahwa The Fed akan kenaikan Fed Funds Rate sebesar 25 bps pada September sekitar 60%,” kata dia.

Meskipun demikian, Nafan menyebut sentimen domestik terhadap IHSG justru relatif positif dan dapat menjadi penyangga di tengah tekanan eksternal. Faktor terpenting adalah perbaikan keyakinan konsumen. Survei Bank Indonesia menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Agustus 2026 naik menjadi 118,5 dari 116,8 pada Juli.

“Menariknya rupiah sebelumnya masih menunjukkan penguatan 0,69% di level Rp17.511 per dolar AS karena mencerminkan membaiknya sentimen domestik setelah pelantikan Gubernur BI baru dan rilis sejumlah indikator ekonomi yang lebih baik,” jelas Nafan.

Saham-saham yang dapat direkomendasikan Mirae Asset Sekuritas pada Kamis (10/9) meliputi CBRE, ERAL, dan RAJA.

Menurut MNC Sekuritas, IHSG pada Kamis (10/9) diproyeksi bervariasi. Bisa menguat pada rentang 6.736-6.812, dan melemah pada kisaran 6.643-6.653.

“Cermati area penguatan yang berada di 6.736-6.812. Namun demikian, waspadai akan adanya potensi koreksi terdekat ke rentang 6.643-6.653,” tulis MNC Sekuritas, dalam keterangannya, Kamis (10/9).

Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas pada Kamis (10/9) meliputi BIPI, HMSP, TINS, dan PTBA.

##########

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.