IHSG Naik 4,64 Persen Sepanjang Agustus 2026, Investor Asing Net Buy Rp 1,19 T

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 4,64 persen secara month to month (mtm) pada Agustus 2026. IHSG ditutup pada level 6.545,48 hingga akhir Agustus.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan penguatan tersebut sejalan dengan pemulihan pergerakan pasar domestik.
“Pasar saham dalam negeri melanjutkan arah pada bulan Agustus 2026. IHSG ditutup pada level 6.545,48 per akhir Agustus, meningkat 4,64 persen secara month to month, resiliensi dan likuiditas pasar modal domestik tetap manageable,” jelas Hasan saat konferensi pers RDK Bulanan OJK Agustus 2026, secara daring Senin (7/9).
Sejalan dengan penguatan IHSG, aliran modal asing ke pasar saham domestik juga berlanjut. OJK mencatat investor asing membukukan net buy sebesar Rp 1,19 triliun sepanjang Agustus 2026.
Sementara itu, rata-rata bid aset pasar saham pada Agustus 2026 berada di level 1,79 persen, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 1,33 persen.
Di pasar obligasi, Indeks Obligasi Komposit Indonesia (ICBI) pada Agustus 2026 ditutup naik 2,23 persen secara mtm. Minat investor asing terhadap instrumen Surat Berharga Negara (SBN) juga tetap positif dengan net buy sebesar Rp 15,35 triliun secara mtm.
Di sisi lain, nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana tercatat sebesar Rp 652,88 triliun per 31 Agustus 2026. Angka itu meningkat 0,05 persen secara mtm. Investor reksa dana membukukan net redemption sebesar Rp 8,5 triliun secara mtm.
ETF Emas Tembus 7 Produk
OJK juga mencatat perkembangan produk Exchange Traded Fund (ETF) Emas sejak diluncurkan pada 10 Agustus 2026.
Hingga akhir Agustus 2026, ada tujuh produk ETF Emas yang diterbitkan oleh tujuh manajer investasi dengan dana kelolaan mencapai Rp 90,39 miliar.
Dari sisi jumlah investor, pasar modal domestik juga terus mencatat pertumbuhan. Penambahan investor mencapai 1,07 juta pada Agustus 2026 secara mtm.
Dengan tambahan tersebut, total jumlah investor pasar modal telah mencapai 31,14 juta atau tumbuh 52,9 persen secara year-to-date (ytd).
“Sehingga total jumlah investor telah mencapai angka 31,14 juta atau telah tumbuh sebanyak 52,9 persen secara year-to-date,” tutur Hasan.
