Kumparan Logo

IHSG Sesi 1 Ditutup Anjlok ke Level 5.835,11, Bursa Asia Juga Kompak Merah

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jurnalis mengambil gambar layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
zoom-in-whitePerbesar
Jurnalis mengambil gambar layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok pada akhir sesi I perdagangan Jumat (26/6). Berdasarkan data dari Stockbit, indeks komposit terperosok dalam ke zona merah di level 5.835,11.

IHSG

IHSG terkoreksi tajam 163,92 poin atau 2,73% ke level 5.835,11. Nilai transaksi tercatat Rp6,39 triliun, volume 11,70 miliar saham, dan frekuensi 933.351 kali.

Top Gainers

  • RICY (Ricky Putra Globalindo) naik 18 poin (25,35%) ke 89

  • ASPI (Andalan Sakti Primaindo) naik 76 poin (24,68%) ke 384

  • TRUS (Trust Finance Indonesia) naik 66 poin (23,57%) ke 346

  • MGNA (Magna Investama Mandiri) naik 14 poin (16,87%) ke 97

  • BHAT (Bhakti Multi Artha) naik 235 poin (13,58%) ke 1.965

Top Losers

  • CTBN (Citra Tubindo) turun 825 poin (14,93%) ke 4.700

  • FUJI (Fuji Finance Indonesia) turun 36 poin (14,88%) ke 206

  • CLPI (Colorpak Indonesia) turun 255 poin (14,83%) ke 1.465

  • GPSO (Geoprima Solusi) turun 70 poin (14,64%) ke 408

  • UVCR (Trimegah Karya Pratama) turun 27 poin (14,59%) ke 158

Top Value

  • TPIA (Chandra Asri Pacific) senilai Rp524,39 miliar

  • BMRI (Bank Mandiri (Persero)) senilai Rp515,46 miliar

  • BBCA (Bank Central Asia) senilai Rp483,66 miliar

  • DSSA (Dian Swastatika Sentosa) senilai Rp436,50 miliar

  • TLKM (PT Telkom Indonesia (Persero)) senilai Rp277,90 miliar

Top Volume

  • BUMI (Bumi Resources) sebanyak 17,47 juta lembar

  • DSSA (Dian Swastatika Sentosa) sebanyak 5,33 juta lembar

  • DEWA (Darma Henwa) sebanyak 4,28 juta lembar

  • RBMS (Ristia Bintang Mahkotasejati) sebanyak 4,26 juta lembar

  • BIPI (Astrindo Nusantara Infrastruktur) sebanyak 4,03 juta lembar

Bursa Asia

Bursa saham di kawasan Asia terpantau kompak berada di zona merah. Berikut data yang dihimpun dari Stockbit dan Yahoo Finance:

  • Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 4,38% ke 69.232,41

  • Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 1,88% ke 22.644,49

  • Indeks SSE Composite di China turun 2,15% ke 4.032,30

  • Indeks Straits Times di Singapura turun 1,10% ke 5.161,51