Kumparan Logo

Ini Jadwal Uji Coba LRT Kelapa Gading-Manggarai dan Jam Operasionalnya

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Uji Coba Perjalanan LRT Jakarta dari Kelapa Gading - Manggarai, Kamis (10/9). Foto: Pradya Tirta/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Uji Coba Perjalanan LRT Jakarta dari Kelapa Gading - Manggarai, Kamis (10/9). Foto: Pradya Tirta/kumparan

LRT Jakarta Fase 1B mulai beroperasi secara terbatas pada Kamis (10/9). Moda transportasi yang dibangun PT Waskita Karya (Persero) Tbk ini memasuki tahap uji coba dengan menghadirkan lima stasiun baru.

Pada periode pertama, 10-16 September 2026, layanan LRT Jakarta Fase 1B diperuntukkan bagi undangan, seperti perwakilan warga, lembaga, key opinion leader (KOL), dan jurnalis.

Selanjutnya, uji coba periode kedua berlangsung pada 17 September-2 Oktober 2026. Layanan dibuka untuk masyarakat dan komunitas yang telah melakukan registrasi, dengan waktu operasional selama tujuh jam, mulai pukul 09.00-16.00 WIB.

Kemudian, uji coba umum berlangsung pada 12 Oktober-30 November 2026 dengan waktu operasional selama 17 jam, mulai pukul 05.30 hingga 00.20 WIB. Pada tahap ini, seluruh stasiun diaktifkan, jumlah penumpang tidak dibatasi, dan masyarakat tidak perlu melakukan registrasi.

Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko mengatakan seluruh pembangunan proyek LRT Jakarta Fase 1B senilai Rp 4,1 triliun telah rampung.

“Kami bersyukur akhirnya masyarakat dapat segera merasakan langsung sarana transportasi LRT Jakarta Fase 1B yang kami bangun penuh ketelitian dan perhitungan demi memberikan pengalaman terbaik bagi penumpang. Kami percaya, setiap meter jalur LRT merupakan bagian dari tanggung jawab Waskita Karya sebagai kontraktor,” ujar Paulus dalam keterangan resminya, Kamis (10/9).

LRT Jakarta Fase 1B memiliki jalur sepanjang 6,4 kilometer dengan lima stasiun baru, yakni Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.

Paulus mengatakan seluruh stasiun tersebut dirancang agar dapat terintegrasi dengan moda transportasi umum lainnya. Salah satunya Stasiun Manggarai yang terhubung dengan KRL Commuter Line, Transjakarta, dan kereta bandara menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Suasana Uji Coba Perjalanan LRT Jakarta dari Kelapa Gading - Manggarai, Kamis (10/9). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Dari sisi keselamatan, Waskita Karya mencatat 7,5 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan atau lost time injury selama pengerjaan proyek LRT Jakarta Fase 1B.

“Capaian tersebut menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan proyek yang berada di tengah padatnya lalu lintas Jakarta serta ruang terbatas seperti pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. Hal ini turut memperkuat rekam jejak kami sebagai BUMN Konstruksi dengan pengalaman lebih dari 65 tahun membangun beragam infrastruktur,” jelas Paulus.

Menurut Paulus, kehadiran LRT Jakarta Fase 1B diharapkan dapat memperkuat konektivitas transportasi perkotaan sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi karbon.

“Waskita Karya merasa bangga bisa terus mengawal perkembangan Ibu Kota Jakarta menjadi lebih modern, sehingga tidak kalah dengan kota-kota di negara lain. Kami meyakini, kehadiran LRT tidak hanya mendukung konektivitas perkotaan tapi juga akan berdampak positif terhadap lingkungan karena mengurangi emisi karbon, sehingga mendorong target Net Zero Emission (NZE) pemerintah,” tutur dia.