Investor Asing Masih Kabur dari RI, Sesi I IHSG Lepas Rp 976,66 Miliar

Investor asing masih kabur dari pasar saham Indonesia di tengah anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi I yang ditutup melemah 1,62 persen ke 6,002.
Hingga siang tadi, nilai jual bersih asing (net foreign sell) di seluruh pasar mencapai Rp 976,66 miliar. Total pembelian investor asing (foreign buy) tercatat Rp 1,59 triliun, sedangkan penjualan (foreign sell) mencapai Rp 2,57 triliun.
Aksi jual asing terbesar terjadi pada saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan nilai jual bersih Rp 172,08 miliar dan volume 59,21 juta saham. Posisi berikutnya ditempati PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang mencatatkan net sell Rp 155,53 miliar dengan volume 78,19 juta saham, disusul PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp 71,68 miliar dengan volume 19,55 juta saham.
Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga menjadi sasaran aksi jual investor asing dengan nilai Rp 63,31 miliar dan volume 392,10 juta saham. Selanjutnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dilepas sebesar Rp 55,84 miliar dengan volume 13,64 juta saham, sementara PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mencatatkan net sell Rp 53,10 miliar dengan volume 89,14 juta saham.
Asing Borong BREN, ANTM, dan TINS
Di tengah aksi jual bersih investor asing yang masih mencapai Rp 976,66 miliar, sejumlah saham justru menjadi incaran pelaku pasar global. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (BREN) menjadi saham yang paling banyak diborong investor asing dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp 107,79 miliar. Volume pembelian saham BREN tercatat sebanyak 28,88 juta saham.
Posisi kedua ditempati PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang mencatatkan net buy asing sebesar Rp 13,15 miliar dengan volume 4,62 juta saham. Selanjutnya, PT Timah Tbk (TINS) dibeli bersih Rp 5,59 miliar dengan volume 1,52 juta saham.
Investor asing juga mengoleksi saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) senilai Rp 4,91 miliar dengan volume 289,6 ribu saham, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 3,52 miliar dengan volume 520,5 ribu saham, serta PT Astra International Tbk (ASII) sebesar Rp 3,32 miliar dengan volume 695,6 ribu saham.
Selain itu, saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mencatatkan pembelian bersih asing Rp 3,25 miliar dengan volume 2,52 juta saham. Disusul PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) Rp 2,08 miliar dengan volume 10,68 juta saham dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) Rp 2,05 miliar dengan volume 1,33 juta saham.
