Kumparan Logo

Kemenkop soal Ramai Protes Calon Manajer Kopdes: Penempatan Tak Berbasis Wilayah

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah calon manajer Koperasi Merah Putih meluapkan kegembiraan usai upacara penutupan Diklat Bela Negara SPPI Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (31/7). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah calon manajer Koperasi Merah Putih meluapkan kegembiraan usai upacara penutupan Diklat Bela Negara SPPI Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (31/7). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Kementerian Koperasi (Kemenkop) menanggapi protes dari sejumlah calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP atau Kopdes Merah Putih) yang merasa penempatannya jauh dari domisili. Kemenkop menegaskan proses rekrutmen memang tidak berbasis wilayah.

Sekretaris Kemenkop, Ahmad Zabadi, menjelaskan jumlah peserta di satu titik bisa lebih banyak dibandingkan titik lainnya. Sebaliknya, ada titik lain yang ketersediaan pesertanya terbatas.

"Pada satu titik di mana ketersediaan dari bisa jadi jumlah pesertanya lebih banyak," ujar Ahmad dalam konferensi pers di Kemenkop, Jakarta, Senin (28/9).

"Karena pendekatan kita bukan pendekatan wilayah di dalam penempatan ini, sehingga lalu pasti akan ada satu titik di mana jumlah pesertanya itu lebih besar daripada jumlah titik di wilayah ini," lanjutnya.

Sesmenkop Ahmad Zabadi saat memberikan keterangan terkait Minyak Makan Merah di Kementerian Koperasi dan UMKM, Jakarta pada Selasa (8/11). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Ahmad menambahkan, orientasi pertama Kemenkop tetap pada pendekatan wilayah setempat. Namun, jika jumlah peserta yang lulus melebihi jumlah titik yang tersedia di wilayah tersebut, kelebihannya akan ditempatkan di titik lain yang membutuhkan.

Sebanyak 28.621 manajer Kopdes Merah Putih telah menerima surat penawaran (offering letter) yang mencantumkan lokasi penempatan di berbagai wilayah Indonesia. Ahmad berharap pada awal Oktober 2026, para manajer sudah aktif bertugas di titik-titik lokasi yang telah disepakati bersama.

Penulis: Zulfa Salman