Kumparan Logo

KPB dan Pertamina Trans Kontinental Jalin Kerja Sama Pengelolaan Infrastruktur

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Utama Kilang Pertamina Balikpapan Bambang Harimurti (kedua dari kanan) dan Plt Direktur Utama Pertamina Trans Kontinental Eko Cahyadi (kedua dari kiri) menandatangani MoU terkait Port Management Bundling yakni Layanan Jasa Kepelabuhanan, Marine dan Konstruksi untuk mendukung fasilitas Single Point Mooring (SPM) berkapasitas 320.000 Deadweight Tonnage (DWT) dan Jetty di Balikpapan, Jumat (5/6). Foto: Dok. Pertamina
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama Kilang Pertamina Balikpapan Bambang Harimurti (kedua dari kanan) dan Plt Direktur Utama Pertamina Trans Kontinental Eko Cahyadi (kedua dari kiri) menandatangani MoU terkait Port Management Bundling yakni Layanan Jasa Kepelabuhanan, Marine dan Konstruksi untuk mendukung fasilitas Single Point Mooring (SPM) berkapasitas 320.000 Deadweight Tonnage (DWT) dan Jetty di Balikpapan, Jumat (5/6). Foto: Dok. Pertamina

PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) bersama PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) terkait Port Management Bundling yakni Layanan Jasa Kepelabuhanan, Marine dan Konstruksi untuk mendukung fasilitas Single Point Mooring (SPM) berkapasitas 320.000 Deadweight Tonnage (DWT) dan Jetty. Penguatan sinergi ini merupakan upaya mengembangkan pengelolaan infrastruktur energi nasional yang terintegrasi dan andal di sektor maritim.

Penandatanganan dilakukan di Balikpapan oleh Direktur Utama KPB Bambang Harimurti dan Plt Direktur Utama PTK Eko Cahyadi pada Jumat, 5 Juni 2026.

Melalui kerja sama ini, PTK akan mendukung berbagai kegiatan operasional di fasilitas pelabuhan dan terminal laut milik KPB. Dukungan tersebut mulai dari pemanduan proses sandar dan lepas kapal di SPM, layanan operasional di New Jetty 6A, hingga pemeriksaan serta perawatan rutin fasilitas. Kerja sama strategis ini diharapkan dapat memastikan seluruh infrastruktur beroperasi dengan aman, lancar, dan andal demi mendukung kelancaran distribusi minyak mentah maupun produk hasil kilang.

“Kilang Pertamina Balikpapan sangat terbantu atas layanan yang diberikan oleh PTK selama ini. Sinergi ini diharapkan dapat berlanjut ke tahap selanjutnya, sehingga menghasilkan service continuity dan kerja sama diharapkan semakin harmonis,” tutur Direktur Utama PT KPB, Bambang Harimurti.

Kilang Pertamina Balikpapan bersama Pertamina Trans Kontinental jalin kerja sama dalam mendukung kelancaran distribusi minyak mentah dan produk kilang. Foto: Dok. Pertamina

Memasuki fase pengoperasian awal Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, integrasi infrastruktur penunjang menjadi sangat krusial. Salah satu aset strategis yang siap dioperasikan adalah sarana tambat SPM berkapasitas 320.000 DWT di Lawe-Lawe. Fasilitas ini dirancang khusus untuk melayani kapal tanker raksasa pengangkut minyak mentah, yang kemudian dialirkan melalui jalur pipa menuju Terminal Crude Lawe-Lawe untuk memasok bahan baku Kilang Balikpapan.

Plt Direktur Utama PTK, Eko Cahyadi, menjelaskan bahwa pada kolaborasi ini, PTK akan melakukan layanan kepelabuhanan dan marine untuk jangka panjang. Layanan diharapkan dapat mendukung proses sandar kapal hingga pengaliran minyak mentah dengan lebih efektif dan efisien.

Menurutnya, sinergi Pertamina Group ini merupakan bagian vital dalam menjaga keandalan rantai pasok operasional kilang sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

"Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang integrated marine logistics, PTK siap menghadirkan layanan kepelabuhanan, marine, dan konstruksi yang mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan kerja yang maksimal, operasional yang andal (operational reliability), serta efisiensi operasional," ujar Eko.