Le Minerale Raih Anugerah Ekonomi Hijau Berkat Konservasi Sumber Daya Air

Upaya menjaga keberlanjutan sumber daya air terus dilakukan Le Minerale melalui berbagai program konservasi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Komitmen tersebut mendapat apresiasi melalui penghargaan Anugerah Ekonomi Hijau untuk Konservasi Sumber Daya Air dari Hulu ke Hilir.
Penghargaan ini diberikan atas pendekatan konservasi Le Minerale yang berbasis metodologi ilmiah, sekaligus didukung perlindungan ekosistem dan pembangunan infrastruktur konservasi air.
Anugerah Ekonomi Hijau merupakan ajang apresiasi bagi korporasi, lembaga, dan organisasi yang dinilai berhasil menghadirkan inisiatif keberlanjutan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, perekonomian, dan pemangku kepentingan.
Dalam penilaiannya, Le Minerale dinilai memiliki pendekatan konservasi sumber daya air yang terintegrasi, mulai dari menjaga kawasan resapan hingga mendukung proses recharge air tanah.
Managing Director Mayora Beverages, Riko Sistanto, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas berbagai langkah yang terus dilakukan Le Minerale dalam mendukung keberlanjutan sumber daya air.
Komitmen tersebut diwujudkan oleh Le Minerale lewat berbagai upaya konservasi secara terintegrasi. Hingga akhir 2025, Le Minerale tercatat telah menanam 244.268 pohon di berbagai wilayah serta membangun 341 sumur resapan untuk mendukung konservasi dan menjaga keseimbangan sumber daya air dalam jangka panjang
“Menjaga keberlanjutan sumber daya air merupakan bagian dari komitmen kami,” tegas Riko.
Bagi Le Minerale, menjaga sumber daya air tidak hanya dilakukan melalui satu jenis program. Pendekatan yang diterapkan mencakup perlindungan ekosistem, pengelolaan kawasan resapan, hingga penguatan sistem konservasi air yang dirancang berdasarkan pendekatan ilmiah.
“Bagi kami, keberhasilan konservasi bukan hanya tentang apa yang dilakukan hari ini, tetapi tentang bagaimana upaya tersebut dapat terus memberikan manfaat dalam menjaga keseimbangan sumber daya air. Karena itu, kami terus memperkuat konservasi melalui pendekatan yang terukur dan berkelanjutan,” jelasnya.
Mengintegrasikan Konservasi Vegetasi dan Smart Recharge
Salah satu pendekatan yang diterapkan Le Minerale adalah smart recharge, yakni metode konservasi modern yang menggunakan metodologi ilmiah untuk menentukan zona serta infrastruktur yang tepat dalam mendukung konservasi sumber daya air.
Melalui pendekatan ini, konservasi vegetasi dipadukan dengan berbagai infrastruktur recharge. Hingga akhir 2025, Le Minerale telah menanam 244.268 pohon di berbagai wilayah.
Namun, program tersebut tidak berhenti pada aktivitas penanaman. Pertumbuhan pohon juga diamati secara berkala dan dilaporkan secara transparan untuk memastikan program dapat terus berjalan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Upaya konservasi kemudian diperkuat dengan pembangunan 22 sumur imbuhan, 341 sumur resapan, serta kolam resapan yang terintegrasi. Infrastruktur tersebut berfungsi mendukung proses infiltrasi air ke dalam tanah sekaligus membantu menjaga keseimbangan sistem sumber daya air.
Dengan memadukan vegetasi, kawasan resapan, infrastruktur recharge, serta pemantauan secara berkala, Le Minerale berupaya menjaga kawasan sumber air sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya air.
Pendekatan terintegrasi inilah yang menjadi salah satu dasar apresiasi dalam Anugerah Ekonomi Hijau.
Tim Riset Anugerah Ekonomi Hijau menyampaikan bahwa upaya Le Minerale menunjukkan komitmen konservasi yang tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga memperhatikan infrastruktur pendukung dan penerapan metodologi ilmiah.
“Le Minerale menunjukkan pendekatan yang terintegrasi dalam menjaga sumber daya air, tidak hanya melalui penanaman pohon, tetapi juga melalui pengembangan infrastruktur recharge yang didukung metodologi ilmiah. Kombinasi antara konservasi vegetasi, sumur imbuhan, sumur resapan, dan kolam resapan menunjukkan komitmen untuk menjaga keseimbangan sumber daya air secara berkelanjutan,” ungkap Tim Riset Anugerah Ekonomi Hijau.
