Kumparan Logo

PLN Pastikan Listrik dari PSEL Tetap Aman Meski Pasokan Sampah Berfluktuasi

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), Suroso Isnandar (kedua dari kiri), pada agenda Waste to Energy Talks di Jakarta, Kamis (16/7/2026). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), Suroso Isnandar (kedua dari kiri), pada agenda Waste to Energy Talks di Jakarta, Kamis (16/7/2026). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan

PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) tetap aman meski pasokan dan kualitas sampah sebagai bahan baku mengalami fluktuasi.

Direktur Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero), Suroso Isnandar, mengatakan pembahasan bersama BPI Danantara dan pemenang tender PSEL telah dilakukan untuk memetakan berbagai risiko, termasuk risiko ketersediaan sampah sebagai bahan bakar utama pembangkit.

"Dengan dipandu Danantara, kami berdiskusi dengan calon mitra yang jadi pemenang tender untuk PSEL ini dan kita sudah memetakan, mengidentifikasi risiko-risiko yang ada, termasuk risiko sampah ini," jelas Suroso pada agenda Waste to Energy Talks di Jakarta, Kamis (16/7).

Menurutnya, PLN memastikan pembangkit hanya akan menggunakan sampah sebagai bahan bakar dan tidak akan diganti dengan sumber energi lain.

"Namun, seperti kami sampaikan, berapa pun yang akan diproduksi oleh pembangkit listrik sampah ini akan kami serap, sehingga kami yakinkan bahwa sistem listrik tidak terganggu jika ada fluktuasi dari pembangkit listrik sampah ini," ucapnya.

Foto udara antrean truk sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/7/2026). Foto: ANTARA FOTO/Hasrul Said

Dia menjelaskan, kualitas dan jumlah sampah yang masuk ke pembangkit bisa berubah mengikuti musim hujan maupun musim kemarau. Namun, PLN telah mengantisipasi kondisi tersebut dalam pengelolaan sistem kelistrikan.

"Jadi kami yakinkan bahwa, terlepas dari kualitas sampah yang masuk dan output dari pembangkit listrik yang idealnya, tentu bisa kita pastikan. Meskipun ada fluktuasi, kami pastikan sistem pembangkit listrik yang ada tidak akan terganggu," tutur Suroso.

Suroso melanjutkan, dari sisi operator sistem kelistrikan, PLN telah menyiapkan ruang fleksibilitas agar variasi produksi listrik dari PSEL tidak memengaruhi keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.

instagram embed