Kumparan Logo

Prabowo Ajak Rusia Bangun Jalur Pelayaran dan Penerbangan Langsung

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Rusia Vladimir Putin menyambut Presiden Indonesia Prabowo Subianto saat pertemuan di sela-sela Forum Ekonomi Timur di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). Foto: Vyacheslav Prokofyev/POOL via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Rusia Vladimir Putin menyambut Presiden Indonesia Prabowo Subianto saat pertemuan di sela-sela Forum Ekonomi Timur di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). Foto: Vyacheslav Prokofyev/POOL via REUTERS

Presiden Prabowo Subianto mengajak Rusia untuk membangun jalur pelayaran secara langsung demi meningkatkan konektivitas kedua negara. Hal ini disampaikan Prabowo dalam agenda Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9).

“Saya percaya dalam forum ini kita dapat membangun jalur pelayaran langsung yang kompetitif antara Vladivostok dan Indonesia dengan jadwal, biaya, asuransi, dan kargo yang dapat diprediksi di kedua arah,” ujar Prabowo.

Selain membuka jalur laut, Prabowo juga mendorong pembukaan penerbangan langsung antara kedua negara untuk meningkatkan mobilitas masyarakat dan pariwisata.

“Dan mari kita juga bersikap praktis mengenai hubungan antarmanusia. Penerbangan langsung akan membawa wisatawan Rusia ke Indonesia dan wisatawan Indonesia menikmati keindahan Timur Rusia,” ucapnya.

Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri pertemuan dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di sela-sela Forum Ekonomi Timur di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). Foto: Vyacheslav Prokofyev/POOL via REUTERS

Prabowo turut mengajak Rusia mempercepat implementasi kerja sama perdagangan bebas serta meningkatkan perdagangan bilateral.

“Mari kita membangun jalur pelayaran langsung, mari kita membuka penerbangan langsung, mari kita membuat perjanjian perdagangan bebas kita berjalan sejak hari pertama, mari kita menggandakan perdagangan kita,” kata Prabowo.

Di luar sektor perdagangan dan konektivitas, Prabowo juga menginginkan kerja sama produksi di sejumlah sektor strategis, mulai dari pangan, pupuk, energi, obat-obatan, hingga teknologi.

Ia bahkan menawarkan peran sovereign wealth fund Indonesia, Danantara, bersama Russian Direct Investment Fund (RDIF) untuk membiayai proyek-proyek strategis antara kedua negara.