PT SMI Kucurkan Rp 885,85 Miliar untuk Proyek Jalan di Surabaya
·waktu baca 2 menit

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menyalurkan pembiayaan senilai Rp 885,85 miliar kepada Pemerintah Kota Surabaya untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan. Dana tersebut difokuskan pada proyek strategis Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) dan pelebaran Jalan Wiyung-Menganti.
Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah, mengatakan pembiayaan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membantu kota besar menghadapi tantangan urbanisasi, khususnya kemacetan yang berdampak pada produktivitas.
“Kami melihat kebutuhan infrastruktur perkotaan semakin mendesak, terutama dalam mengatasi kemacetan yang berdampak langsung pada produktivitas,” kata Reynaldi melalui keterangan tertulis, Sabtu (25/4).
“Proyek ini akan secara langsung mengurangi bottleneck lalu lintas di Surabaya sekaligus meningkatkan efisiensi logistik kota yang menjadi pusat ekonomi Jawa Timur. Oleh karena itu, pembiayaan ini diarahkan untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih efisien dan mendukung aktivitas ekonomi kota,” tambahnya.
Pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat ditujukan untuk mendistribusikan arus lalu lintas agar tidak terpusat di jalan utama. Sementara pelebaran Jalan Wiyung-Menganti dilakukan untuk mengatasi kepadatan di salah satu koridor dengan volume kendaraan tinggi. Dua proyek tersebut merupakan bagian dari total tujuh proyek infrastruktur Kota Surabaya periode 2026–2027.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menuturkan peningkatan konektivitas penting untuk memperkuat daya saing kota di tengah pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat. Pemkot Surabaya mengajukan rencana pembiayaan infrastruktur dengan total kebutuhan pendanaan sekitar Rp 3,16 triliun.
Dari sisi ekonomi, proyek ini diperkirakan memberikan dampak signifikan. Belanja modal Kota Surabaya diprediksi meningkat hingga 40,81 persen dari 2025 ke 2026. Selain itu, pembangunan infrastruktur ini berpotensi mendorong Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) hingga Rp 29,79 triliun, dengan kontribusi pembiayaan PT SMI mencapai Rp 9,1 triliun.
Perjanjian pembiayaan tersebut ditandatangani oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Pranawa dan disaksikan oleh Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah.
PT SMI mencatat hingga Februari 2026 telah menyalurkan komitmen pembiayaan kepada pemerintah daerah senilai Rp 37,08 triliun, dengan outstanding mencapai Rp 14,90 triliun.
