Purbaya Buka Suara soal Pejabat Bea Cukai Gatot Heroe Ditangkap KPK

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPP) Bea dan Cukai Kediri, Gatot Heroe, yang ditetapkan sebagai tersangka dalam pengembangan kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea Cukai pada Rabu (26/8).
Purbaya mengatakan, pihaknya tengah melakukan perbaikan di sektor bea cukai dan perpajakan. Katanya kasus tersebut menjadi salah satu titik yang perlu dibenahi agar kejadian serupa dapat semakin berkurang.
“Jadi ke depan saya harapkan hal-hal seperti itu tidak terulang lagi atau semakin berkurang lah. Nggak mungkin nol (kasus) ya, tapi menuju nol,” ucap Purbaya saat ditemui usai rapat kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan di Jakarta Selatan, Kamis (27/8).
Menurutnya, perbaikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan tax collection rate sekaligus mendorong kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.
“Dan orang yang bayar pajak pun rela bayar pajak karena uangnya nggak dibuat main-main, gitu,” tutur Purbaya.
Adapun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Gatot setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam pengembangan kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada Rabu (26/8).
Gatot Heroe merupakan tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan korupsi impor di Ditjen Bea dan Cukai. Status Gatot sebagai tersangka sebelumnya diungkapkan bos PT BlueRay Cargo, John Field, setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK. Informasi tersebut kemudian dikonfirmasi KPK.
“Hasil pengembangan penyidikan dan telaah hasil persidangan, itu kita menerbitkan dua sprindik,” kata Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Hussein kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, dikutip Kamis (28/7).
