Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Pastikan Persaingan Usaha Sehat

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu perusahaan baja asal China yang beroperasi di kawasan Pulogadung, Jakarta, Kamis (25/6).
Kunjungan tersebut untuk memperkuat pengawasan kepatuhan perpajakan sekaligus memastikan terciptanya iklim persaingan usaha yang sehat di industri baja nasional.
Dalam kunjungan itu, Purbaya menegaskan pemerintah ingin memastikan seluruh perusahaan yang menjalankan usaha di Indonesia mematuhi ketentuan yang berlaku dan menjalankan bisnis secara transparan.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh perusahaan yang beroperasi di Indonesia menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tujuan kami bukan untuk menghambat atau mematikan usaha, melainkan memastikan terciptanya persaingan yang sehat dan adil bagi seluruh pelaku industri,” kata Purbaya dalam keterangan resminya, Kamis (25/6).
Menurut Purbaya, sidak dilakukan setelah pemerintah menemukan indikasi awal adanya ketidaksesuaian antara skala usaha perusahaan dengan kewajiban perpajakan yang dilaporkan.
Berdasarkan data yang dimiliki pemerintah, terdapat dugaan nilai pajak yang dibayarkan perusahaan belum mencerminkan besarnya aktivitas bisnis yang dijalankan.
Karena itu, pemerintah meminta perusahaan menyerahkan berbagai dokumen dan data pendukung untuk dilakukan verifikasi lebih lanjut.
Meski demikian, Purbaya menegaskan proses yang berlangsung saat ini masih berada pada tahap klarifikasi dan belum mengarah pada kesimpulan adanya pelanggaran.
“Kami meminta perusahaan untuk menunjukkan dokumen-dokumen yang relevan agar seluruh proses dapat dilakukan secara terbuka dan berdasarkan fakta. Dengan demikian, kita dapat melihat secara adil bagaimana praktik bisnis yang dijalankan,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, manajemen perusahaan menyatakan seluruh kegiatan usahanya telah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia. Perusahaan juga menyampaikan komitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah selama proses klarifikasi berlangsung.
Purbaya menyambut baik sikap kooperatif perusahaan dan meminta otoritas perpajakan mempercepat proses pengumpulan serta analisis data. Langkah itu diperlukan agar hasil verifikasi dapat segera memberikan kepastian hukum dan kepastian usaha bagi seluruh pihak yang terlibat.
Ia juga mengungkapkan pemerintah akan melakukan langkah serupa terhadap sejumlah perusahaan lain berdasarkan hasil pemantauan dan data yang telah dikumpulkan. Upaya tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk menciptakan level playing field atau persaingan usaha yang setara di berbagai sektor industri.
“Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap perusahaan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Karena itu, seluruh pelaku usaha harus menjalankan kewajibannya secara adil dan sesuai aturan. Dengan begitu, industri nasional dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” jelas dia.
