RI dan Rumania Terus Perkuat Kerja Sama Perdagangan

Duta Besar Indonesia untuk Rumania merangkap Republik Moldova, Meidyatama Suryodiningrat, memastikan Indonesia dan Rumania terus memperkuat kemitraan ekonomi melalui peningkatan nilai perdagangan yang lebih aktif dan saling melengkapi. Hal tersebut sejalan dengan besarnya potensi yang dimiliki oleh kedua negara.
"Hubungan bilateral Indonesia dan Rumania telah terjalin kuat sejak 1950. Kini, kedua negara tengah membangun landasan kerja sama ekonomi yang saling melengkapi, bukan saling bersaing," kata Dubes Meidyatama melalui keterangan tertulis dari KBRI Bucharest usai resepsi diplomatik memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar KBRI Bucharest pada Kamis (17/9), dikutip dari Antara.
Dia menjelaskan pada 2022 Indonesia merupakan mitra dagang terbesar kelima Rumania di Asia Tenggara. Perdagangan bilateral kedua negara terus menunjukkan tren peningkatan hingga mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah pada periode Januari-Juli 2026. Perkembangan positif ini membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi salah satu mitra dagang utama Rumania di kawasan ASEAN.
Dalam kesempatan tersebut, Meidyatama juga menekankan pentingnya dukungan Rumania terhadap percepatan proses ratifikasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA). Ratifikasi ini diharapkan dapat memperluas akses pasar serta membuka peluang perdagangan dan investasi antara Indonesia dengan sejumlah negara Uni Eropa, termasuk Rumania.
Sementara itu, Secretary of State for Strategic and Global Affairs Kementerian Luar Negeri Rumania Ana Cristina Tinca menegaskan sektor perdagangan merupakan salah satu bidang kerja sama yang sangat penting dan potensial bagi kedua negara.
Menurutnya, peluang kerja sama tersebut juga dapat terus dikembangkan dalam kerangka hubungan Uni Eropa dan ASEAN.
Berdasarkan data pemerintah, nilai perdagangan bilateral kedua negara meningkat signifikan dari USD 158,5 juta (sekitar Rp 2,60 triliun) pada 2022 menjadi USD 317,7 juta (Rp 5,21 triliun) pada 2025 dengan surplus di pihak Indonesia.
Tren positif berlanjut pada Januari-Juli 2026 dengan nilai perdagangan mencapai USD 571,6 juta (Rp 9,37 triliun), atau melonjak sekitar 240 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang ada di USD 168 juta (Rp2,75 triliun).
Ekspor Indonesia ke Rumania pada periode tersebut mencapai USD 541,1 juta (Rp 8,87 triliun), melampaui total nilai perdagangan sepanjang 2025.
