Kumparan Logo

Skema Berubah, Insentif Motor Listrik Bakal Dialihkan ke Perusahaan Tertentu

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Komunitas motor listrik Polytron riding ke kantor kumparan saat kumparan On The Road Sunday Morning Riding, Jakarta Selatan, Minggu (28/12/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Komunitas motor listrik Polytron riding ke kantor kumparan saat kumparan On The Road Sunday Morning Riding, Jakarta Selatan, Minggu (28/12/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Pemerintah akan mengubah skema pemberian insentif untuk sepeda motor listrik. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, program insentif motor listrik tahun ini tetap berlanjut, namun skemanya berubah dari rencana awal.

Dalam rencana awal, pemerintah bakal memberi subsidi pembelian motor listrik senilai Rp 5 juta per unit dengan kuota 100 ribu unit. Namun kini insentif akan dialihkan kepada pabrikan tertentu. Teknisnya masih menunggu masukan dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Danantara.

“Motor listrik masih ada insentif, nanti tapi dialihkan ke beberapa perusahaan tertentu. Saya masih tunggu masukan dari Menperin dan dari Danantara, Pak Sigit (Chief Technology Officer/CTO BPI Danantara), karena dia yang diminta menentukan ke [perusahaan] mana subsidinya,” kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (21/7).

Menteri Keuangan Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri konferensi pers bulanan mengenai anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Foto: Yasuyoshi Chiba/AFP

Purbaya menyebut penentuan perusahaan penerima insentif masih dibahas. Sehingga pemerintah belum merinci mekanisme maupun kriteria perusahaan yang akan mendapatkan dukungan tersebut. Selain untuk motor listrik, kebijakan serupa bagi mobil listrik juga masih dikaji.

Mengenai besaran kuota insentif motor listrik yang akan diberikan, Purbaya memastikan jumlahnya tetap sama untuk 100 ribu unit.

“Masih [sama seperti sebelumnya]” ucapnya.