Konten Media Partner

Srawung 2026, TDA Semarang Kolaborasi Bersama Komunitas Bisnis Jawa Tengah

TDAverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Srawung 2026, TDA Semarang Kolaborasi Bersama Komunitas Bisnis Jawa Tengah
zoom-in-whitePerbesar

Semarang – Sekitar seratus pelaku usaha, profesional sales, dan praktisi Human Resource (HR) dari berbagai industri berkumpul dalam ajang kolaborasi Srawung 2026 yang digelar di Pinusia Park, Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu-Minggu (6-7 Juni 2026).

Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi tiga komunitas besar di Jawa Tengah, yakni Tangan Di Atas (TDA) Semarang, Sales Garis Keras (SGK) Jawa Tengah, dan Semarang Human Resource Community (SHC). Mengusung tema “Kolaborasi untuk Bertumbuh Lebih Cepat dan Lebih Kuat”, Srawung 2026 dirancang bukan sekadar seminar atau community gathering, tetapi menjadi ruang belajar, berbagi pengalaman, dan memperluas jejaring.

Beragam Aktivitas Selama Dua Hari

Selama dua hari satu malam, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan mulai dari talkshow, panel discussion, api unggun dan sharing session, networking, outdoor activity, hingga penampilan live acoustic dari Es.Ka.Be Music. Seluruh kegiatan berlangsung di alam terbuka dengan suasana hangat dan santai.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari owner bisnis, entrepreneur, profesional sales dan marketing, praktisi HR, rekruter, hingga pelaku UMKM dan startup.

Hadirkan Tiga Narasumber

Srawung 2026 menghadirkan tiga narasumber yang mewakili tiga komunitas penyelenggara.

Eko Novianto dari Komunitas Tangan Di Atas Semarang sekaligus Founder & CEO KONOVA membawakan materi mengenai mindset dan leadership bagi owner, strategi membangun bisnis yang berkelanjutan, scale up dan business system, serta membangun tim dan kolaborasi yang solid.

Sementara itu, David R.K. Sujimin, Sales & Marketing Coach sekaligus Business Growth Expert yang pernah menjabat sebagai Head of Marketing & Business Development di Dragon Prima Farma dan Senior Business Development di RedDoorz Indonesia, menyampaikan materi mengenai strategi penjualan di era digital, membangun brand yang kuat dan relevan, growth strategy untuk scale up bisnis, serta strategi closing dan relationship.

Adapun Titi Agustina, HR Practitioner & People Development Expert yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun, termasuk sebagai HR Manager di PT Indofood CP Sukses Makmur Tbk, membahas pembangunan budaya kerja yang positif, strategi rekrutmen dan retensi talenta, serta pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung pertumbuhan organisasi.

Dorong Kolaborasi Lintas Profesi

Ketua Panitia Srawung 2026, Lutfi Yuliono, S.T.P., mengatakan konsep outdoor dipilih karena dinilai mampu mendorong interaksi yang lebih alami dibandingkan seminar konvensional di dalam ruangan.

Menurutnya, yang membedakan Srawung 2026 dengan kegiatan serupa adalah pertemuan tiga kelompok profesi yang selama ini jarang berada dalam satu forum, yakni owner bisnis yang berorientasi pada pertumbuhan usaha, profesional sales yang fokus pada penjualan, serta praktisi HR yang mengelola sumber daya manusia.

“Saya berharap agar kegiatan ini memberi dampak jangka panjang bagi ekosistem bisnis dan profesional di Jawa Tengah. Semoga Srawung 2026 ini menjadi wadah berkumpul orang-orang di Jawa Tengah khususnya agar menjadi pembelajar yang tetap relevan di segala zaman,” ujar Lutfi.

Melalui Srawung 2026, TDA Semarang bersama SGK dan SHC berharap kolaborasi ini tidak berhenti sebagai agenda satu kali, melainkan menjadi langkah awal sinergi berkelanjutan antarkomunitas bisnis di Jawa Tengah.