Suahasil Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Ini Tugas dari Prabowo

Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Suahasil mendapat tugas menjaga keuangan negara sekaligus memastikan APBN mampu mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi.
“Menjaga keuangan negara, memastikan keuangan negara kita akan terus menjadi APBN yang menumbuhkan, APBN yang menstabilkan ekonomi kita, bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” kata Suahasil di kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (14/9).
Suahasil menjelaskan, APBN diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat melalui berbagai aktivitas ekonomi. Hal tersebut mencakup konsumsi masyarakat, investasi, hingga pengeluaran pemerintah.
Selain menjaga pengelolaan keuangan negara, Suahasil menegaskan akan melanjutkan pekerjaan di Kemenkeu. Dia ingin memastikan institusi tersebut tetap memiliki kredibilitas dan kepercayaan masyarakat.
“Kita lanjutkan pekerjaan kita masing-masing, dan kita buat Kementerian Keuangan yang kredibel, yang bisa dipercaya, yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” jelas Suahasil.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Detik-detik Purbaya Dicopot dari Menkeu
Pergantian posisi Menteri Keuangan berlangsung setelah Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari jabatannya oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sebelum kabar pergantian tersebut, Purbaya masih mengikuti rapat bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Kompleks Senayan, Jakarta, pada Senin (14/9). Dia berada dalam agenda rapat sejak sekitar pukul 10.00 WIB hingga 14.30 WIB.
Di tengah rapat, Purbaya menerima telepon dari seseorang. Dalam momen tersebut, gesturnya terlihat membungkuk saat menerima telepon. Purbaya kemudian meninggalkan lokasi.
Sekitar pukul 15.00 WIB, Suahasil telah berada di Istana Kepresidenan bersama istrinya. Dia tampak mengenakan setelan jas dengan dasi berwarna biru. Setelah itu, Presiden Prabowo melantik Suahasil sebagai Menkeu baru menggantikan Purbaya.
IHSG Menguat Setelah Suahasil Dilantik
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menguat menjelang penutupan perdagangan Senin (14/9), setelah Presiden Prabowo melantik Suahasil.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup di level 6.546,749, naik 5,372 poin atau 0,08 persen. IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.550 dan terendah 6.371,395. Meski demikian, pada akhir perdagangan, IHSG tetap ditutup melemah tipis sebesar 6,68 poin atau turun 0,1% dan parkir di level 6.534.
Dalam perdagangan hari itu, tercatat 209 saham menguat, 438 saham melemah, dan 141 saham tidak berubah. Nilai transaksi mencapai Rp 16,564 triliun dengan volume perdagangan 32,977 miliar saham.
Rekam Jejak Suahasil
Dikutip dari laman resmi Kemenkeu, Suahasil Nazara merupakan ekonom yang telah lama berkiprah di bidang akademik dan kebijakan fiskal.
Suahasil lahir di Jakarta pada 23 November 1970. Dia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia (UI) pada 1994.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke Cornell University, Amerika Serikat. Pada 1997, dia memperoleh gelar Master of Science (M.Sc.).
Suahasil menempuh pendidikan doktoral di University of Illinois at Urbana-Champaign. Pada 2003, dia meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) di bidang ekonomi.
Karier Suahasil bermula dari dunia akademik. Dia menjadi dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) sejak 1999. Sepuluh tahun kemudian, dia meraih gelar Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi.
Selama berkarier di FEB UI, Suahasil pernah menduduki sejumlah posisi, di antaranya Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi pada 2004–2005, Kepala Lembaga Demografi pada 2005–2008, serta Ketua Departemen Ilmu Ekonomi pada 2009–2013.
Pengalamannya kemudian berkembang ke bidang kebijakan publik. Suahasil tercatat sebagai anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal pada 2009–2011.
Dia juga pernah menjadi Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah pada 2009–2015. Selain itu, Suahasil pernah dipercaya sebagai Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pada 2010–2015.
Pada 2013–2014, dia sempat menjadi anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional. Berbagai pengalaman tersebut mempertemukan Suahasil dengan isu fiskal, pembangunan daerah, hingga kebijakan pengentasan kemiskinan.
Kariernya di Kementerian Keuangan semakin kuat ketika dia ditugaskan sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal pada 31 Oktober 2016.
Selanjutnya, Suahasil dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) dalam Kabinet Indonesia Maju pada 25 Oktober 2019. Dia bertugas mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam menjalankan tugas dan merumuskan kebijakan di bidang keuangan negara.
Posisi tersebut kembali dipercayakan kepadanya dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Suahasil dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan di Kabinet Merah Putih pada 21 Oktober 2024.
Selama menjadi Wamenkeu, Suahasil terlibat dalam berbagai pembahasan mengenai perumusan dan pelaksanaan kebijakan fiskal. Kini, dia dipercaya menduduki posisi Menteri Keuangan.
