Konten Media Partner

TDA Blitar Gelar Sharing Bisnis Bertema Pit Stop to the Next Level

TDAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TDA Blitar Gelar Sharing Bisnis Bertema Pit Stop to the Next Level
zoom-in-whitePerbesar

BLITAR – Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Blitar menggelar sesi berbagi (sharing session) bertema Pit Stop to the Next Level di Foodcourt Taman Djadjan Aliza (TDA Center) Blitar, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00 hingga 21.30 WIB itu diikuti anggota komunitas untuk berdiskusi mengenai pentingnya melakukan evaluasi dan refleksi dalam menjalankan bisnis.

Kabid Edukasi TDA Blitar, Arief Ervana, mengatakan menjalankan bisnis tidak selalu berarti harus terus melaju tanpa henti.

Pentingnya Pit Stop dalam Menjalankan Bisnis

Menurut Arief, terkadang langkah paling bijak adalah berhenti sejenak untuk mengevaluasi perjalanan usaha. Ia mengibaratkan bisnis seperti balapan Formula 1 yang membutuhkan pit stop.

“Mobil Formula 1 tidak mungkin menang tanpa pit stop. Mereka berhenti bukan karena menyerah, tetapi untuk mengganti ban, menyusun strategi, dan memastikan siap melaju lebih kencang,” katanya.

Ia menilai bisnis juga memerlukan jeda serupa. Jika usaha terasa berjalan di tempat, yang dibutuhkan belum tentu bekerja lebih keras, melainkan melakukan pit stop melalui evaluasi.

“Salah satu metode pit stop yang bisa digunakan adalah refleksi. Kita bisa saling menyampaikan kabar dalam satu minggu atau satu bulan terakhir, permasalahan yang dihadapi, serta keberhasilan yang diperoleh,” ujarnya.

Berbagi Pengalaman sebagai Bahan Refleksi

Sebagai contoh, Arief mengawali sesi refleksi dengan menceritakan apotek miliknya yang baru saja mengalami pencurian. Apotek Ervika Medika di Jalan Bali, Kota Blitar, kemasukan pencuri pada Senin dini hari. Meski demikian, kerugian yang dialami tidak terlalu besar.

Peristiwa tersebut justru viral di media sosial dan menurutnya menjadi promosi yang tidak terduga bagi usahanya.

“Viralitas itu saya anggap sebagai kesuksesan minggu ini,” jelasnya.

Komunitas TDA Menjadi Tempat Bertumbuh Bersama

Sementara itu, Ketua TDA Blitar, Zaim Fatawi, mengatakan setiap pelaku usaha membutuhkan jeda untuk mengisi ulang energi agar bisnis dapat naik ke level berikutnya.

“Kita memang butuh jeda waktu untuk mengisi ulang energi, memperbaiki strategi, belajar dari sesama pengusaha, dan menemukan ide baru agar bisnis naik ke level berikutnya,” ujarnya.

Menurut Zaim, bisnis yang terus berlari tanpa evaluasi sering kali hanya berputar di lintasan yang sama. Karena itu, Komunitas TDA hadir sebagai tempat bagi para pelaku UMKM untuk berhenti sejenak, belajar, bertumbuh, dan kembali melaju bersama menuju level berikutnya.