TDA Jakbar Dukung FLEI Business Show 2026, Eri Almuhari Bahas Realita Franchise
·waktu baca 3 menit

Jakarta Barat - Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Jakarta Barat turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan FLEI Business Show 2026. Ajang ini kembali hadir sebagai salah satu pameran dan forum bisnis franchise terbesar di Indonesia.
Kegiatan yang digelar di Hall C2 & C3 JIEXPO Kemayoran pada 10 Mei 2026 tersebut menghadirkan berbagai brand franchise, peluang usaha, seminar bisnis, hingga sesi talkshow bersama praktisi industri.
Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas daerah Jakarta Barat mengirimkan perwakilan sebagai moderator talkshow, yakni Eri Almuhari, S.S., C.DMP., Founder Bright Sky Preschool and Daycare sekaligus CEO PT EduNext Solusi Cerdas.
Sebagai entrepreneur di bidang pendidikan yang telah menjalankan usaha lebih dari lima tahun, Eri dikenal aktif dalam dunia edukasi, pengembangan bisnis, dan komunitas entrepreneur. Menariknya, selama membangun bisnisnya, Eri belum pernah menjalankan model usaha franchise.
“Sehingga sesi talkshow ini menjadi pengalaman sekaligus ruang belajar baru untuk memahami lebih dalam realita bisnis franchise dari perspektif praktisi langsung,” jelasnya.
Peran TDA Jakarta Barat dalam FLEI Business Show 2026
Dengan gaya komunikasi yang hangat, komunikatif, dan interaktif, Eri memandu jalannya sesi talkshow sehingga diskusi terasa lebih cair, realistis, dan mudah dipahami audiens yang mayoritas merupakan calon entrepreneur dan calon investor franchise.
Ia menyebutkan, salah satu sesi yang cukup menarik perhatian pengunjung dalam rangkaian FLEI Business Show 2026 adalah seminar dan talkshow bertajuk The Reality of Franchise Business: What Most People Don’t See.
Menurut Eri, salah satu poin utama yang dibahas dalam sesi tersebut adalah anggapan bahwa franchise bukan berarti bisnis yang dapat berjalan otomatis tanpa keterlibatan owner.
Realita Bisnis Franchise yang Sering Tidak Terlihat
Eri mengatakan para narasumber menjelaskan bahwa keberhasilan bisnis franchise tetap dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kualitas operasional, pemilihan lokasi, pengelolaan SDM, kemampuan menjaga standar layanan, hingga konsistensi menjalankan sistem bisnis.
Sementara itu, keterlibatan TDA Jakarta Barat dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen komunitas dalam mendukung pengembangan ekosistem entrepreneur serta memperluas kolaborasi antar pelaku usaha di Indonesia.
Pada sesi seminar utama, Liana Oktavia selaku Founder Franchisepedia dan Co-Founder Credotti membawakan materi mengenai realita bisnis franchise yang sering kali tidak terlihat dalam proposal franchise maupun materi promosi bisnis.
Dalam pemaparannya, Liana menjelaskan banyak calon investor franchise terlalu fokus pada estimasi keuntungan, kekuatan brand, dan janji balik modal tanpa memahami tantangan operasional yang sebenarnya terjadi di lapangan.
Hal Penting Sebelum Membeli Franchise
Liana juga membahas berbagai aspek penting yang wajib diperhatikan sebelum membeli franchise, seperti sistem operasional, dukungan dari franchisor, transparansi biaya, kualitas training, hingga kesiapan owner untuk terlibat langsung dalam menjalankan bisnis.
Peserta seminar turut diajak memahami berbagai pertanyaan penting yang seharusnya diajukan kepada pemilik franchise sebelum memutuskan membeli usaha tersebut. Mulai dari detail biaya operasional, support setelah opening, kondisi outlet existing, hingga risiko-risiko yang mungkin terjadi dalam perjalanan bisnis franchise.
Pengalaman Nyata Pelaku Franchise Jadi Pembelajaran
Setelah sesi seminar utama, acara dilanjutkan dengan talkshow bersama Bernardus Herdian Nugroho sebagai franchisee sekaligus pelaku bisnis franchise.
Dalam sesi tersebut, Bernardus membagikan pengalaman nyata selama menjalankan beberapa model bisnis franchise, mulai dari franchise F&B, investasi franchise brand besar, hingga model bisnis bagi hasil operasional.
Pengalaman yang dibagikan dalam sesi ini memberikan gambaran realistis bagi calon entrepreneur agar lebih berhati-hati dan lebih matang sebelum mengambil keputusan investasi franchise.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, FLEI Business Show 2026 tidak hanya menjadi tempat bertemunya brand dan investor, tetapi juga menjadi ruang edukasi bisnis bagi masyarakat agar dapat mengambil keputusan usaha secara lebih realistis dan terukur.
Sebagai informasi, FLEI atau Franchise & License Expo Indonesia dikenal sebagai ajang yang mempertemukan pelaku usaha, investor, pemilik brand, hingga calon entrepreneur yang ingin mengenal lebih dalam dunia franchise dan lisensi bisnis di Indonesia.
