Konten Media Partner

TDA Palopo Tutup Periode 8.0 dengan Forum Berbagi Ilmu Hasil PWN dan NGL Jakarta

TDAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TDA Palopo Tutup Periode 8.0 dengan Forum Berbagi Ilmu Hasil PWN dan NGL Jakarta
zoom-in-whitePerbesar

Palopo - Menjelang berakhirnya kepengurusan periode 8.0, komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Palopo menggelar kopdar terakhir yang dimanfaatkan anggota untuk membagikan pengalaman dan strategi bisnis hasil mengikuti Pesta Wirausaha Nasional (PWN) serta National Leadership Gathering (NGL) di Jakarta.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (7/7/2026) itu juga menjadi momentum refleksi sebelum estafet kepemimpinan memasuki periode 9.0. Ketua Wilayah TDA Sulawesi Selatan 2 periode 8.0, Saifulhaq Usman, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab pada Selasa (7/7/2026) itu juga dihadiri Ketua Wilayah TDA Sulawesi Selatan 2 periode 8.0, Saifulhaq Usman. Selain menjadi penutup rangkaian kegiatan kepengurusan, kopdar tersebut menjadi momentum refleksi sebelum estafet kepemimpinan memasuki periode 9.0.

Anggota yang mengikuti PWN dan NGL membagikan pengalaman, wawasan, jejaring, serta strategi bisnis yang mereka peroleh selama mengikuti forum nasional. Melalui sesi berbagi itu, pengetahuan diharapkan dapat dirasakan seluruh anggota, termasuk mereka yang tidak berkesempatan hadir di Jakarta.

Ketua TDA Palopo periode 8.0, Mustakar atau Om Rail, mengatakan forum seperti itu penting untuk memperluas akses pengetahuan bagi pelaku usaha di daerah.

“Melalui forum seperti ini, teman-teman yang berkesempatan mengikuti kegiatan nasional dapat membagikan ilmu, pengalaman, dan jejaring yang mereka peroleh. Harapannya, pengusaha di daerah tidak tertinggal informasi maupun perkembangan dunia usaha yang bergerak sangat cepat di kota-kota besar. Yang terpenting, mereka memiliki pola pikir yang terus bertumbuh dan berani naik kelas,” ujarnya.

Menurutnya, kekuatan komunitas tidak hanya ditentukan oleh banyaknya agenda yang digelar, tetapi juga budaya saling belajar dan saling menguatkan antaranggotanya. Karena itu, setiap anggota yang mengikuti pelatihan, seminar, maupun forum nasional diharapkan dapat menjadi penyambung pengetahuan bagi anggota lainnya.

Dalam diskusi tersebut, peserta juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, mulai dari perubahan perilaku konsumen, inovasi produk, pemanfaatan teknologi digital, hingga penguatan jejaring bisnis. Pembahasan itu diharapkan memperluas perspektif pengusaha daerah agar lebih adaptif, kolaboratif, dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Kopdar tersebut sekaligus menandai berakhirnya perjalanan kepengurusan TDA Palopo periode 8.0. Selanjutnya, organisasi memasuki masa transisi sambil menunggu proses pemilihan Ketua Wilayah TDA Sulawesi Selatan 2 dan Ketua TDA Palopo periode 9.0.

Rail berharap semangat berbagi ilmu tetap menjadi budaya di TDA Palopo meski kepengurusan berganti.

“Kepengurusan boleh berganti, tetapi semangat untuk saling menguatkan sesama pengusaha harus tetap hidup. Semoga TDA Palopo terus menjadi rumah belajar, rumah bertumbuh, dan rumah kolaborasi bagi para pelaku usaha di Kota Palopo dan sekitarnya,” pungkasnya.