Wamen ESDM Bicara soal Harga Pertamax Tak Naik Bulan Ini

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung buka suara soal harga BBM nonsubsidi Pertamax belum mengalami kenaikan bulan ini atau masih bertahan di posisi awal Agustus 2026. Padahal harga minyak mentah global kembali merangkak naik.
Harga Pertamax terakhir kali berubah pada 1 Agustus 2026. BBM nonsubsidi tersebut turun menjadi Rp 15.950 per liter, dari posisi Rp 16.250 per liter pada 10 Juni 2026.
Yuliot mengatakan keputusan penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan kewenangan PT Pertamina (Persero), sesuai dengan biaya produksi BBM.
"Kalau juga ada dari Pertamina, itu kan harga yang kita lihat itu harga rata-rata, dari harga rata-rata ya kira-kira berapa BPP dari Pertamina sendiri, ya kemudian ada margin," jelas Yuliot saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Rabu (2/9).
Yuliot menekankan mekanisme penentuan harga BBM Pertamax merupakan keputusan bisnis dan sesuai dengan harga pasar, sehingga tidak ditentukan oleh pemerintah.
"Jadi kalau untuk Pertamax itu kan prinsipnya itu adalah sesuai dengan harga pasar," tegas Yuliot.
Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga sejumlah produk BBM nonsubsidi yakni Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite mulai 1 September 2026 pukul 00.00 WIB. Sementara harga Pertamax (RON 92) tidak mengalami perubahan atau tetap di harga Rp 15.950 per liter.
Penyesuaian harga dilakukan dengan mengacu pada formula yang ditetapkan pemerintah, dengan mempertimbangkan harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, serta tetap memerhatikan daya beli masyarakat.
Harga Pertamax Turbo (RON 98) naik dari Rp 18.300 menjadi Rp 19.600 per liter, lalu Dexlite dari Rp 19.700 menjadi Rp 23.700 per liter, serta Pertamina Dex naik dari Rp 21.150 menjadi Rp 25.200 per liter.
Pertamina Patra Niaga kemudian melakukan penyesuaian harga produk BBM Pertamax Green 95 mulai 2 September 2026 pukul 00.00 WIB. Harga Pertamax Green 95 mengalami kenaikan dari Rp 16.600 menjadi Rp 19.150 per liter, penyesuaian sebesar Rp 2.550 per liter.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga Pertamax Green 95 dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian harga produk BBM Non Subsidi.
“Mulai 2 September 2026, Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga Pertamax Green 95. Penyesuaian ini mengikuti harga sejumlah produk BBM Non Subsidi yang telah dilakukan sebelumnya,” ujar Kitty dalam keterangan resmi, Rabu (2/9).
