Kumparan Logo

WeChat Pay Belum Bisa Dipakai di QRIS RI-China

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wechat Pay telah menjadi salah satu pembayaran uang digital di CHina yang tidak bisa digoyahkan. Foto: Dok: Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Wechat Pay telah menjadi salah satu pembayaran uang digital di CHina yang tidak bisa digoyahkan. Foto: Dok: Wikimedia Commons

Bank Indonesia resmi meluncurkan QRIS antarnegara Indonesia–China, memperluas jangkauan pembayaran digital lintas batas bagi masyarakat. Namun, dalam tahap awal ini, layanan WeChat Pay belum bisa digunakan.

Ketua Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Santoso mengatakan, pihak China saat ini masih dalam proses integrasi sistem QR. Di sana, masing-masing perusahaan teknologi pembayaran tengah mengembangkan sistem single QR agar bisa saling terhubung.

“Jadi mereka sudah membangun satu single QR. Diharapkan nanti semua QR di China akan bisa digunakan,” kata Santoso kepada wartawan di Kantor Pusat BI, Kamis (30/4).

Bank Indonesia luncurkan QRIS RI-China di Kantor Pusat BI, Kamis (30/4). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Saat ini, QRIS antarnegara RI-China baru terhubung dengan Alipay dan UnionPay. Sementara WeChat Pay dan MPC masih dalam tahap pengembangan integrasi.

“Kalau WeChat Pay nya sedang dieksplor. Karena ini ada aspek teknologi yang harus diinterkoneksikan di antara mereka sendiri. Di Indonesia sebenarnya sudah tidak ada masalah,“ ungkapnya.

Peluncuran ini menandai langkah lanjutan ekspansi QRIS ke berbagai negara. Dengan masuknya China, pilihan transaksi nontunai bagi masyarakat Indonesia semakin luas.

video from internal kumparan