kumparan
10 Mei 2019 10:57 WIB

Pelunasan Biaya Haji Tahap II Segera Berakhir, Ini Batas Terakhirnya

Reporter: Khoirul Huda
blokTuban.com - Pelunasan Biaya Haji tahun 2019 tahap ke II di Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban dijadwalkan berakhir Jumat (10/5/2019).
ADVERTISEMENT
Dengan berakhirnya pelunasan biaya haji yang dijadwalkan besok tersebut, diharapkan seluruh jamaah haji yang tercatat di dalam pelunasan biaya haji tahap ke II bisa segera melunasinya.
"Iya besok pelunasan biaya haji tahap dua berakhir," ujar Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Tuban, Umi Kulsum.
Lebih lanjut, Umi menyatakan, secara nasional pelunasan biaya haji tahap ke II dimulai sejak 30 April-10 Mei 2019, dengan catatan sebanyak 110 jamaah haji yang terdaftar dalam pelunasan biaya haji tahap ke II.
"Ada 110 jamaah haji yang tercatat di pelunasan tahap II. Selain itu, Kemenag mengimbau untuk para cadangan juga ikut melunasi biaya haji tahap ke II," tandasnya.
Diketahui, untuk pelunasan biaya haji tahap II ini di peruntukkan bagi:
ADVERTISEMENT
-Jemaah haji yang berhak melunasi pada tahap I namun pada saat pelunasan mengalami gegagalan pembayaran dibuktikan dengan surat keterangan dari Kepala Kantor Kemenag setempat.
-Jemaah haji yang nomor porsinya telah masuk alokasi kuota tahun 1440 H/2019 M.
-Jemaah haji yang akan menjadi pendamping bagi jemaah haji lanjut usia (Minimal 75 tahun) yang telah melunasi pada tahap I, dengan syarat harus terdaftar sebelum 1 Januari 2017.
-Jemaah haji penggabungan suami/istri dan anak kandung atau orang tua yang terpisah dengan syarat harus terdaftar sebelum 1 Januari 2017.
-Jemaah haji lanjut usia minimal 75 tahun per 1 Januari 2019 yang telah memiliki nomor porsi dan terdaftar haji reguler sebelum 1 Januari 2017.
-Jemaah haji yang masuk nomor porsi berikutnya atau cadangan berdasarkan data base SISKOHAT sebanyak 5 persen dari jumlah kuota yang ada di wilayah setempat.[hud/col]
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan