Tim-tim Gurem Unjuk Gigi, Akankah Euro 2020 Jadi Milik ‘Kuda Hitam’?

Pensiunan kedi pemaincingan. Sekarang gemar menulis.
Tulisan dari Bobby tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebelum Euro 2020 dimulai, saya pikir timnas yang diunggulkan, seperti misalnya jagoan saya, Prancis, bakal melaju dengan mudah. Namun, tak diduga-duga, Les Bleus justru takluk sama tim gurem, Swiss, yang bahkan tak memiliki pemain kelas dunia.
Selesai sudah babak 16 besar Euro 2020, tapi tentu tim-tim yang tersisa akan melanjutkan perjuangan di babak perempat final. Tersisa Belgia, Italia, Swiss, Spanyol, Ukraina, Inggris, Republik Ceko, dan Denmark.
Dari delapan tim, ada tiga yang bisa dibilang ‘tim gurem’ dan kini jadi kuda hitam kompetisi. Selain negaranya sendiri, kayaknya, sih, hampir tidak ada yang menjagokan Swiss, Ukraina, Ceko atau bahkan Denmark. Tapi kiprah mereka sejauh ini justru jadi kejutan Euro 2020.
Tim gurem unjuk gigi
Menyebut Denmark tim gurem sebenarnya bisa menimbulkan perdebatan. Tapi kalau dilihat pemainnya, mereka jelas bukan tim unggulan. Bahkan, mereka sudah harus tanpa Christian Eriksen yang terkena serangan jantung di laga pertama.
Namun, lolos secara dramatis dari fase grup, Tim Dinamit asuhan Kasper Hjulmand bisa menumbangkan Wales, semifinalis Euro edisi sebelumnya. Tak tanggung-tanggung, Gareth Bale dan kolega dihantam empat gol tanpa balas.
Lalu ada Republik Ceko. Sejak pemain generasi emas mereka pada pensiun, seperti Pavel Nedved, Tomas Rosicky, dan Petr Cech, juara Euro 1976 ini belum lagi punya pemain kelas dunia. Mungkin cuma Patrik Schick dan Jakub Jankto saja yang cukup dikenal saat ini.
Meski begitu, mereka justru bikin kejutan setelah lolos sebagai peringkat tiga terbaik di Grup D, yakni dengan menumbangkan Timnas Belanda. Oranje yang merupakan salah satu favorit juara dilibas 2 gol tanpa balas oleh Schick dkk.
Kemudian Ukraina, dari zaman Shevchenko main hingga kini sudah melatih, mereka belum lagi punya bintang kelas dunia. Namun, negara yang baru mandiri masuk Euro di edisi 2012, itupun sebagai tuan rumah, kali ini justru jadi salah satu tim yang paling mengejutkan.
Sebab, setelah lolos hanya dengan tiga poin dari fase grup, Oleksandr Zinchenko dan kolega tetap bisa melenggang ke perempat final. Secara dramatis, gol di menit 120+1 dari Artem Dovbyk bikin Swedia yang notabene juara grup, gugur.
Terakhir, Swiss. Mereka baru saja mengalahkan juara Piala Dunia 2018, Prancis, berisi pemain-pemain seperti N’golo Kante, Paul Pogba, Antoine Griezmann, dan Kylian Mbappe. Skornya dramatis, pula, yakni 3-3 dan lolos berkat menang adu penalti.
Xherdan Shaqiri yang cuma jadi rotasi di Liverpool, sama Granit Xhaka yang mau dijual Arsenal 20 juta Euro, bersama teman-temannya berhasil bikin calon juara pulang kampung. Bagaimana orang-orang tidak kaget dengan itu?
Tentu kiprah tim gurem akan kembali dinantikan. Bakal menghadapi tim kuat di perempat final, bisa saja mereka kembali bikin kejutan. Sambil nonton nantinya, Biar kuat minum Kuku Bima, Roso!
